Proyek Meikarta Diisukan Berhenti, Lippo: Itu Hoax

Danang Kemayan Jati membantah informasi pelepasan saham, dan juga pekerjaan konstruksi yang diisukan berhenti.

Proyek Meikarta Diisukan Berhenti, Lippo: Itu Hoax
Tribunnews/JEPRIMA
Suasana pembangunan 2 Tower Meikarta CBD dengan nilai investasi sebesar Rp 1 Triliun di Cikarang, Jawa Barat, Minggu (29/10/2017). Di kawasan CBD Meikarta, manajemen berencana membangun 12 tower apartemen. Namun, hingga Desember 2018 mendatang, Lippo Group menargetkan ada 50 gedung apartemen yang sudah bisa dihuni. Artinya, penyerahan kunci apartemen akan dimulai pada akhir tahun depan. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Meikarta kembali menjadi perbincangan. Kali ini, bukan karena kampanye iklannya yang jor-joran dan memenuhi ruang-ruang publik, melainkan isu tak sedap yang beredar di grup-grup media sosial.

Informasi miring tersebut berisi tentang adanya kisruh mengenai biaya iklan yang menyebabkan investor asal China hengkang, pelepasan saham, hingga PT Total Bangun Persada Tbk selaku kontraktor pelaksana yang menghentikan pekerjaannya.

Direktur Komunikasi Publik Lippo Group Danang Kemayan Jati membantah informasi pelepasan saham, dan juga pekerjaan konstruksi yang diisukan berhenti.

Menurut dia, visi Lippo Group dalam pembangunan dan pengembangan adalah kemitraaan. Sejak awal, kata Danang, Lippo Group tidak pernah mengklaim memiliki 100 persen saham Meikarta.

"Jadi, kalau ada yang bilang jual saham sekarang ini, itu hoax. Kepemilikan Lippo Group tidak berubah, masih 50 persen," sebut Danang kepada Kompas.com, Selasa (8/5/2018).

Sementara informasi terkait PT Total Bangun Persada Tbk disertai dengan "memo internal" yang ditujukan kepada 15 sub-kontraktor untuk menghentikan sementara kegiatan konstruksi per Senin 30 April 2018, sampai waktu yang akan diinformasikan kemudian.

"Memo internal" itu tertanggal 28 April 2018 di atas kertas berkop PT Total Bangun Persada Tbk yang diteken Hendro Kusuma atas nama manajer proyek Edwin Rahadijan Widjaja.

Terhadap informasi ini, PT Total Bangun Persada Tbk telah mengklarifikasinya melalui rilis yang dikeluarkan pada 1 Mei 2018 dan ditandatangani Sekretaris Perusahaan Mahmilan Sugiyo Warsana.

memo internal

Menurut Mahmilan, perseroan mendapatkan kepercayaan untuk pekerjaan finishing di Tower EF pada Proyek Orange County, Meikarta.

Pada setiap pekerjaan konstruksi, perseroan senantiasa menjaga kualitas bangunan, keamanan dan keselamatan di area proyek, termasuk di dalamnya memastikan pekerjaan yang dilaksanakan memenuhi persyaratan agar pembangunan dapat berjalan sesuai dengan mutu, waktu dan biaya yang telah disepakati dengan Pelanggan.

Halaman
12
Editor: Sanusi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved