BRI Pertimbangkan Naikkan Bunga KPR

Sutadi, EVP Konsumer Loan BRI menjelaskan, suku bunga acuan BI merupakan dasar bank dalam menentukan suku bunga.

BRI Pertimbangkan Naikkan Bunga KPR
Warta Kota/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Salah satu maket dipajang dalam Stand Pameran Properti di Gedung Kompas Gramedia Jalan Palmerah Barat, Jakarta Pusat, Rabu (3/5/2017). Pameran Property Warta Kota yang diikuti oleh belasan pengembang ini, akan berlangsung hingga 5 Mei 2017. Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Setelah kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) 7-Days Reverse Repo Ratesebesar 25 basis poin menjadi 4,50%, beberapa bank akan memulai merespons dengan menaikkan suku bunga kredit. Termasuk, kredit pemilikan rumah (KPR).

Sutadi, EVP Konsumer Loan BRI menjelaskan, suku bunga acuan BI merupakan dasar bank dalam menentukan suku bunga.

Maka jika acuan naik, bank juga akan naik. Tapi, pihaknya masih mengkaji besaran kenaikan bunga KPR ini.

Baca: Guns NRoses Tetapkan Jakarta dalam Daftar Not In This Lifetime Tour 2018

“Jika BI akan naik bertahap, kita juga menyesuaikan naik bertahap,” ujar Sutadi saat ditemui di Jakarta, Senin (21/5).

Dia mengatakan, suku bunga adalah salah satu pertimbangan konsumen memilih KPR.

Ada banyak hal lain yang mempengaruhi pertumbuhan KPR, salah satunya suku bunga, kecepatan layanan, pertumbuhan ekonomi, kesediaan rumah serta aksesibilitas.

Berita ini sudah tayang di kontan berjudul BRI hitung potensi kenaikan bunga KPR

Editor: Fajar Anjungroso
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved