Diminta Menteri BUMN Cepat Lunasi Pembelian Saham Freeport, Dirut Inalum Minta Tenggang Waktu

Rini mengatakan, Direktur Utama Inalum Budi Gunadi Sadikin, meminta ada tenggang waktu hingga akhir Agustus 2018.

Diminta Menteri BUMN Cepat Lunasi Pembelian Saham Freeport, Dirut Inalum Minta Tenggang Waktu
Warta Kota/Henry Lopulalan
MOU FREEPORT DAN INALUM - Menteri ESDM Ignasius Jonan (kiri), Menteri Keuangan Sri Mulyani (kedua kiri), Menteri BUMN Rini Soemarno (kedua kanan) dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya (kanan) menyaksikan penandatanganan nota pendahuluan perjanjian oleh Direktur Utama PT Indonesia Asahan Aluminium Budi Gunadi (ketiga kanan) dan Presiden Direktur Freeport McMoran, Richard Adkerson (kedua kiri) terkait pokok-pokok kesepakatan divestasi saham PT Freeport Indonesia di Kantor Kemenkeu,Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (12/7). Perjanjian antara PT Freeport McMoran dan Inalum tersebut mencakup perpanjangan operasi 2 x10 tahun hingga 2041, pembangunan smelter dan stabilitas finansial divestasi saham PT Inalum di PT Freeport Indonesia menjadi sebesar 51 persen dari sebelumnya sebesar 9.36 persen. (Warta Kota/Henry Lopulalan) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Usai ditandatanganinya perjanjian pembelian saham PT Inalum dengan PT Freeport Indonesia, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno meminta Inalum untuk segera melakukan pembayaran.

Rini mengatakan, Direktur Utama Inalum Budi Gunadi Sadikin, meminta ada tenggang waktu hingga akhir Agustus 2018.

Baca: Inalum Belum Resmi Kuasai 51 Persen Saham Freeport Indonesia

"Saya mintanya ke Pak Budi (Dirut Inalum, red) akhir bulan, tapi Pak Budi mintanya mundur sedikit," kata Rini di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Kamis (12/7/2018).

Namun Rini mendesak agar diupayakan pembayaran bulan Juli ini selesai juga biar proses divestasi 51 persen saham Freeport bisa segera selesai.

"Pak Budi bilang Bu kalau bisa akhir Agustus. Saya jawab ya kalau bisa lebih cepet lebih baik. Ya saya inginnya akhir Juli supaya ga ada perpanjangan kan, lihat saja," kata Rini Soemarno.

Budi Gunadi Sadikin pun menuturkan pihaknya mengusahakan agar pembayaran secara keseluruhan bisa selesai pada Agustus 2018.

"Kita harapkan dua bulan selesai," tutur Budi Gunadi di kesempatan yang sama.

"Sudah ada 11 bank yang siap membantu mendanai transaksi," ucap Budi Gunadi usai konferensi pers soal divestasi Freeprort, di Kementerian Keuangan, Kamis (12/7/2018).

Penulis: Apfia Tioconny Billy
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help