PNM Genjot Nasabahnya Tingkatan Kualitas Kemasan dan Digitalisasi Produk

Pemantauan itu dilakukan agar nasabahnya tetap konsentrasi pada jalur pengembangan usaha kecil menengahnya (UKM)

PNM Genjot Nasabahnya Tingkatan Kualitas Kemasan dan Digitalisasi Produk
Tribun Kaltim/Muhammad Arfan
Salah satu seminar pelatihan pengembangan busaha yang dilaksanakan PT PNM Cabang Kalimantan Utara kepada nasabahnya, di salah satu cafe di Tanjung Selor, Kamis (19/7/2018). 

Laporan wartawan Tribun Kaltim Muhammad Arfan

TRIBUNNEWS.COM, TANJUNG SELOR - Lembaga permodalan milik negara di bawah Kementerian BUMN yakni PTermodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Kalimantan Utara mengklaim terus memantau perkembangan nasabahnya di Kota Tarakan dan Kabupaten Bulungan.

Pemantauan itu dilakukan agar nasabahnya tetap konsentrasi pada jalur pengembangan usaha kecil menengah (UKM) sesuai dengan program yang pemerintah canangkan.

"Kita di Kalimantan Utara tergolong baru. Karena baru tahun 2016 kita masuk. Jadi dalam dua tahun terakhir, nasabah kita harus dibina secara intensif," kata Kepala Cabang PT PNM Kalimantan Utara, Turmuzi saat disua Tribun, Kamis (19/7/2018).

Agar nasabah pelaku UKM fokus mengembangkan usahanya, ke depan akan dibuat kluster-kluster usaha seperti usaha makanan, minuman, maupun kerajinan tangan.

"Harapannya nanti ada produk-produk unggulan yang bisa kita jual ke pasar nasional dan bahkan internasional," sebutnya.

Pasar produk nasabah UKM PT PNM Kalimantan Utara sejauh ini baru sebatas memenuhi permintaan pasar lokal.

Karena itu, aspek pembinaan paling utama yang dibekalkan kepada nasabah adalah peningkatan kualitas kemasan.

"Soal rasa olahan makanan misalnya, sudah dapat bersaing dengan olahan dari daerah lain. Cuma, kemasannya masih sederhana. Kemasan ini yang perlu sedikit dipoles supaya lebih menarik lagi," sebutnya.

Jika kemasan dan rasa sudah dianggap baik, PNM akan membantu pemasaran produk. Turmuzi mengatakan, PNM memiliki anak usaha yang khusus menangani pemasaran produk.

"Kami punya anak perusahaan di Jakarta, Mitra Dagang Madani. Jaringannya nasional dan internasional," katanya.

Produk UKM nasabah PNM di Kalimantan Utara belum ada yang dijual di MDM. Ia berharap ada produk UKM Kalimantan Utara yang bisa masuk pasar MDM.

Selain kemasan, PNM juga mengintensifkan pemberian pelatihan-pelatihan penjualan produk lewat media sosial dan sarana daring lainnya.

"Supaya pasarnya tidak di lokal saja, bisa keluar. Tetapi kembali lagi, bahwa kemasan harus diperhatikan supaya calon pembeli di luar itu tertarik," ujarnya. (Wil)

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help