Kini Konsumen Tuntut Adanya Pengalaman yang ‘lebih’ Ketika Berbelanja

Omni-channel marketing diburtuhkan karena konsumen cenderung mengkombinasikan aktivitas di toko online dan offline sebelum melakukan pembelian

Kini Konsumen Tuntut Adanya Pengalaman yang ‘lebih’ Ketika Berbelanja
Ist
Prof Agus W Soehadi 

Kegiatan berbelanja kini bukan semata hanya sebatas pada proses membeli kebutuhan, tetapi konsumen menuntut adanya pengalaman yang ‘lebih’ ketika mereka berbelanja.

"Konsumen saat ini melihat social currency yang akan didapat ketika melakukan pembelian terhadap suatu brand. Peritel harus mengedepankan pengalaman dan interaksi dalam setiap touch point dengan konsumennya,” kata Jessica Carla selaku Chief Marketing Enabler startup Anterin.

Direktur Jakarta Aquarium Hans Manansang memaparkan perlunya pendekatan personal kepada konsumen, yang selanjutnya ia sebut sebagai EPIC Point.

Baca: Rombongan Artis Ini Cuek Masuk Mall Pakai Daster, Lihat Penampilan Mereka

“Ritel harus menawarkan engagement, personalisation, interaction, dan convenience atau EPIC point ke sisi pengunjungnya,” jelas Hans Manansang.

Meski banyak toko ritel yang tutup, masih terlalu dini untuk mengatakan jika industri ini di ambang kematian.

Sebagai upaya untuk meningkatkan kembali performa dari bisnis ritel di Indonesia, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Retail Indonesia (APRINDO), Roy N. Mande menegaskan bahwa industri tidak mati asalkan pebisnis mau menyesuaikan bisnis modelnya guna menyiasati industri ritel yang sedang under perform.

 “Mall konvensional cenderung sepi pengunjung, sementara new retail seperti mall berbasis lifestyle yang memberikan experience kuliner, hiburan, dan rekreasi semakin ramai dipadati pengunjung. Penyesuaian ini yang harus dilakukan,” kata Roy.

Berdasarkan riset Asosiasi Pengusaha Retail Indonesia (APRINDO) diungkapkan bahwa pertumbuhan bisnis ritel di Indonesia pertahun 2016 mengalami penurunan menjadi 9 persen dibanding tahun 2014 mencapai angka dua digit di 14 hingga 15 persen.

Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved