Rupiah Gonjang-ganjing, Kemenkeu Upayakan Sinergi dengan Kementerian Lain di Sektor Keuangan

"Intinya, kami dari masing-masing K/L bersinergi dan menjaga stabilitas dan kepercayaan pasar. Sehingga ekonomi Indonesia bisa tumbuh menguat"

Rupiah Gonjang-ganjing, Kemenkeu Upayakan Sinergi dengan Kementerian Lain di Sektor Keuangan
WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN
Pengunjung menunjukkan dollar AS di salah satu money changer, di Jakarta Pusat. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Brian Priambudi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI) dan Kantor Menko Perekonomian akan bersinergi bersama Kementerian Keuangan untuk menjaga stabilitas pasar di kemerosotan kurs kurs rupiah saat ini .

Hal tersebut disampaikan oleh Staf Ahli Bidang Kebijakan Penerimaan Negara Kemenkeu, Robert Leonard Marbun dalam Forum Merdeka Barat (FMB) 9 di Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta Pusat, Senin (10/9/2018).

Robert mengatakan hal tersebut merupakan upaya mengurangi dampak negatif dari faktor eksternal.

"Intinya, kami dari masing-masing K/L bersinergi dan menjaga stabilitas dan kepercayaan pasar. Sehingga ekonomi Indonesia bisa tumbuh menguat," ujar Robert.

Baca: PP Properti Siapkan JPO di Tower Extension Apartemen Evenciio Margonda

Menurutnya saat ini pergerakan rupiah masih lebih landai dibandingkan negara lain seperti Argentina dan Turki.

"Jika landai artinya dipercaya investor. Tingkat suku bunga yang diberikan juga turun, bukan naik. Kami berbicara data, ini data yang terpublikasi luas," tegasnya.

Baca: Rajin Konsumsi Minyak Ikan Bisa Membuat Ukuran Payudara Makin Membesar

Robert juga mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih cukup tinggi. Penyumbang terbesar pertumbuhan tersebut adalah sektor pertanian, dan logistik serta e-commerce.

"Ekspor Indonesia juga masih produk primer. Kalau ekspor tumbuh 7,7 persen, arus investasi maupun barang modal banyak masuk ke kita," klaim Robert.

Acara FMB 9 kali ini dihadiri Kepala Departemen Internasional Bank Indonesia Doddy Zulverdi, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian Iskandar Simorangkir, dan Juru Bicara OJK Sekar Putih Djarot sebagai narasumber.

Penulis: Brian Priambudi
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved