Cegah Kebakaran Hutan, Ini yang Dilakukan Sinar Mas Agribusiness

Ada sebanyak sepuluh desa dampingan yang berlokasi di Wilayah Kecamatan Seruyan Tengah dan Baru Ampar, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah.

Cegah Kebakaran Hutan, Ini yang Dilakukan Sinar Mas Agribusiness
Banjarmasin post/Faturahman
CEO Perkebunan Sinar Mas Wilayah Kalteng bagian utara, Willy Agung, (baju merah) Jumat (28/9/2018) saat memberikan keterangan seputar pencegahan kebakaran lahan sekitar kebun. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Tengah tidak hanya dilakukan oleh pemerintah setempat.Namun juga dilakukan oleh perusahaan perkebunan kelapa sawit.

Sinar Mas Agribusiness and Food perusahaan agro bisnis global dengan bisnis kelapa sawit terintegritas dari hulu hingga hilir memperluas cakupan program Desa Makmur Peduli Api (DMPA).

Baca: Gus Ipul Kaget Masih Ada OTT Kepala Daerah di Wilayahnya

Ada sebanyak sepuluh desa dampingan yang berlokasi di Wilayah Kecamatan Seruyan Tengah dan Baru Ampar, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah.

CEO Perkebunan Sinar Mas Wilayah Kalimantan Tengah Utara, Willy Agung Adipradhana menjelaskan bahwa pengendalian dan pencegahan kebakaran lahan dan hutan adalah tanggung jawab bersama.

"Dengan datangnya musim kemarau saat ini, potensi kebakaran hutan dan lahan menjadi semakin besar terutama di Kalimantan Tengah. Kita semua memiliki peranan penting dalam melakukan upaya pencegahan kebakaran. Bersama-sama kita harus melindungi dan menjaga tempat dimana kita tinggal," ujar Willy dalam keterangan persnya.

Hingga kini, program DMPA sudah terdapat di 22 desa yang tersebar di Jambi, Riau, dan Kalimantan Barat.

Mengikuti kesuksesan program DMPA lainnya dalam mengurangi karhutbunla, pada pertengahan kedua tahun ini program DMPA di Kalimantan Tengah dilaksanakan di sepuluh desa dampingan perusahaan yaitu Desa Sandu, Derawa, Batu Menangis, Durian Kait, Sahabu, Wana Tirta, Suka Mulya, Gantung Pangayuh, Tangga Batu dan Teluk Bayur.

Program DMPA tidak hanya mempersiapkan masyarakat desa dampingan untuk dapat bergotong-royong mencegah karhutbunla melalui pelatihan pemantauan, pelaporan titik api, pemadaman api serta penyediaan peralatan-perlatan dasar untuk memadamkan kebakaran.

Namun program ini juga akan menelaah hal-hal yang dapat mengurangi potensi-potensi kebakaran dan mencarikan solusi agar masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhannya sehari-hari dan bahkan meningkatkan kesejahteraan dari masyarakat setempat.

Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved