Menteri Budi Nilai Pencabutan Bagasi Gratis agar Maskapai Tak Bangkrut

Budi Karya Sumadi menilai langkah penghapusan bagasi gratis yang diterapkan Lion Air, Wings Air dan Citilink adalah inovasi yang baik.

Menteri Budi Nilai Pencabutan Bagasi Gratis agar Maskapai Tak Bangkrut
TRIBUN BATAM/ARGIANTO DA NUGROHO
Sejumlah penumpang antri saat melakukan checkin maskapai Lion Air di Bandara Hang Nadim, Batam, Selasa (8/1). Lion Air menunda pemberlakuan tarif bagasi bagi setiap penumpang yang menggunakan jasa transportasi udara maskapai ini. TRIBUN BATAM/ARGIANTO DA NUGROHO 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ria Anatasia

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menilai langkah penghapusan bagasi gratis yang diterapkan Lion Air, Wings Air dan Citilink adalah inovasi yang baik.

Menurutnya, hal itu bisa menjadi solusi bagi para maskapai berbiaya murah untuk memperbaiki kondisi finansial tanpa menaikkan harga tiket pesawat.

Penerapan tarif bagasi penumpang ini juga bisa membuka potensi baru bagi industri logistik.

"Di industri penerbangan, ada usulan-usulan konstruktif sekaligus pengurangan, dalam upaya tarif LCC bisa dipertahankan, sehingga kalau perjalanan 2 hari misalnya kan cukup. Sisa (bagasi) untuk argo lain ini untul subsidi murahnya mereka," kata Budi di Jakarta, Senin (14/1/2019).

Budi mengakui sejumlah maskapai penerbangan dalam kondisi tidak mudah. Penerapakan kebijakan baru itu, menurutnya, demi menyelamatkan maskapai penerbangan nasional agar tidak bangkrut.

Baca: Menhub Apresiasi Maskapai Sudah Turunkan Tarif

"Jadi inovasi ini yang harus ditingkatkan, kita terbuka kepada masyaratkat ini kenyataan. Kalau tiba-tiba ada collapse beli satu (maskapai) harga lebih tinggi. Gimana nanti kita jangka seluruh Indonesia sampai bagian timur," tegas Budi.

"Makanya saya ajak INACA diskusi untuk tarif (bagasi), kedewasaan ke depan kita cari agar satu sisi masyarakat nikmati layanan, tapi dibarengi penerbangan kita agar tetap eksis," pungkasnya.

Sebelumnya, Lion Air menghapus kebijakan bagasi cuma-cuma atau gratis bagi penumpang Lion Air dan Wings Air.

Dengan begitu, penumpang tidak lagi mendapat gratis untuk berat maksimum 20 kg untuk Lion Air dan 10 kg untuk Wings Air. Kebijakan tersebut diperkirakan akan efektif pada 22 Januari 2018, dua minggu setelah mendapat persetujuan dari Kemenhub.

Langkah serupa diambil oleh Citilink. Namun, anak perusahaan Garuda Indonesia itu belum menentukan tanggal pasti pemberlakuan kebijakan baru itu.

Menurut Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 185 Tahun 2015 mengenai Standar Pelayanan Penumpang Kelas Ekonomi pasal 22 C, maskapai penerbangan dengan standar pelayanan minimum (no frills) memang diperbolehkan mengenakan tarif bagasi tercatat.

Penulis: Ria anatasia
Editor: Fajar Anjungroso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved