Tiga Ruas Tol Baru akan Beroperasi di Semester Pertama 2019

"Paspro mungkin tidak perlu diresmikan, tapi tinggal dioperasikan saja," kata Menteri Basuki di kantornya, Selasa (12/2/2019).

Tiga Ruas Tol Baru akan Beroperasi di Semester Pertama 2019
TRIBUNNEWS/RIA ANASTASIA
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di kantornya, Selasa (12/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ria Anatasia

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono menyebutkan, tiga ruas tol baru akan beroperasi pada semester awal 2019.

Ketiga ruas tol tersebut tersebut adalah jalan tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro), Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi, dan Tol Bakauheni-Terbanggi Besar.

Basuki menjelaskan, tol Paspro sepanjang 31,3 kilometer telah dibuka secara fungsional saat periode libur Natal dan Tahun Baru 2018. Menurutnya, tidak perlu adanya peresmian terlebih dahulu untuk setiap ruas tol Trans Jawa yang dioperasikan.

"Paspro mungkin tidak perlu diresmikan, tapi tinggal dioperasikan saja," kata Menteri Basuki di kantornya, Selasa (12/2/2019).

Baca: Diancam Polisi Akan Dirazia Kalau Nekat di Jalanan, Operator Sepeda Listrik Migo Siap Patuhi Aturan

Hal serupa untuk Tol Bakauheni-Terbanggi Besar sepanjang 141 kilkmeter dan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi sepanjang 61,8 kilometer.

"Jadi semester I itu Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi, Bakauheni-Terbanggi Besar sama Paspro," sebutnya.

Baca: Viral Polisi Interogasi Tersangka Pakai Ular, Polda Papua Meminta Maaf

Selain ketiga ruas tol tersebut, Basuki menyebutkan sejumlah jalan tol yang ditargetkan bisa beroperasi pada tahun ini, antara lain Tol Balikpapan-Samarinda sepanjang 99,35 km, Tol Manado-Bitung 39,9 km, dan Tol Bakauheni-Palembang sepanjang 363,11 km.

Untuk Tol Bakauheni-Palembang ditargetkan bisa beroperasi mulai Juni 2019. Awalnya jalan tol itu dimint rampung lebih awal pada Maret 2019.

"(Bakauheni-Palembang) bukan mundur, itu jadwalnya. Tadinya kita minta tol dipercepat, tapi ternyata ada konstruksi-konstruksi yang vakum sehingga tidak bisa dipercepat," pungkas Menteri Basuki.

Penulis: Ria anatasia
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved