Kejar Inovasi, 1.000 Pekerja Bukalapak Dibebaskan dari Beban Pekerjaan

Perusahaan marketplace Bukalapak terus berupaya memberikan inovasi baru kepada kosumsen dan pelanggannya.

Kejar Inovasi, 1.000 Pekerja Bukalapak Dibebaskan dari Beban Pekerjaan
Tribunnews.com/Theresia Felisiani
Acara perayaan ulang tahun sendiri digelar Kamis (10/1/2019) di Jakarta Convention Center 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perusahaan marketplace Bukalapak terus berupaya memberikan inovasi baru kepada kosumsen dan pelanggannya.

Inovasi-inovasi itu hadir lawat sebuah acara internal, yakni Hackathon. "Hackathon adalah acara reguler internal Bukalapak, kami adakan setiap enam bulan sekali. Ini adalah seleberasi inovasi kami," kata VP Of Engineering Bukalapak, Ibrahim Arief di Kantor Bukalapak, Jakarta Selatan, Kamis (14/2/2019).

Ibrahim menjelaskan, Hackathon tahun ini mengusung tema Retro Games yang berlangsung selam tiga hari, yakni mulai 13-15 Februari.

Dalam kurun waktu ini, para pekerja bidang teknologi di Bukalapak diberikan waktu tak bekerja dan beraktivitas.

"Lebih dari 1,000 talenta teknologi Bukalapak mereka diberikan waktu tiga hari bebas enggak usah kerja, enggak usah fokus pada pekerjaan. Mereka menggunakan tiga hari itu untuk berkreasi mengeluarkan inovasi-inovasi yang selama ini dipikirkan tapi enggak sempat dibikin karena kerja," ujarnya.

Dia menuturkan, pihaknya menyadari dari para talenta atau pekerja teknologi di Bukalapak punya ide atau buah pemikiran yang belum tersalurkan.

Sehingga, guna menampung dan mewadahinya digelarlah Hackathon secara berkala.

"Jadi inovasi yang kepikiran bisa disalurkan. Tujuan akhirnya ialah bisa membantu costumer-costumer yang jumlahnya puluhan juta. Kami percaya ide dan inovasi bisa datang dari mana saja," tuturnya.

Baca: Promo Burger King Januari 2019, Paket Burger Cuma Rp 9 Ribu Pakai Voucher Bukalapak

Ia menyebutkan, event Hackathon ini akan digelar di dua kantor Bukalapak dari sepuluh kantor operasional yang ada. Pesarta bisa terdiri dari individual maupun kelompok dan nantinya akan diikuti sebanyak 200 tim.

"Jadi kita bisa gotong royong lintas devisi untuk membantu membangun ide-ide yang memberikan dampak positif kepada pelanggan Bukalapak," imbuhnya.

Dari gelaran yang sama sebelumnya, banyak ide dan inovasi yang mucul kini sudah masuk dan diterapkan dalam aplakasi Bukalapak.

Begitu pula layanan maupun lainnya. "Sebelumnya, banyak produk yang dibuat saat Hackathon ini yang akhirnya memberikan dampak posotif bagi Bukalapak," ucapnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Demi Inovasi, Bukalapak Bebaskan 1.000 Karyawannya Tidak "Bekerja""

Editor: Fajar Anjungroso
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved