Tujuan PLN Gelar Employer Branding di Kampus ITB

Ajang yang juga digelar di sejumlah perguruan tinggi negeri ternama di Indonesia ini bertujuan menjaring bibit-bibit unggul untuk berkarier di PLN.

Tujuan PLN Gelar Employer Branding di Kampus ITB
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Suasana PLTU Cilacap Ekspansi 1x660 MW di Karangkandri, Cilacap, Jawa Tengah, Senin (25/2/2019). PT PLN (Persero) melalui anak perusahaan yakni PT Pembangkitan Jawa Bali dan PT Sumber Segara Primadaya membangun PLTU Cilacap Ekspansi 1x660 MW dengan teknologi Supercritical Boiler dan Flue Gas Desulpuruzation untuk mendukung kelistrikan Jawa Bali. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menggelar employer branding di Institut Teknologi Bandung (ITB).

Ajang yang juga digelar di sejumlah perguruan tinggi negeri ternama di Indonesia ini bertujuan menjaring bibit-bibit unggul untuk berkarier di PLN.

"Employer branding merupakan satu program yang tugas utamanya membantu bidang pengadaan pegawai (rekruitmen) melalui sejumlah perguruan tinggi ternama di Indonesia" kata Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN I Made Suprateka melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (9/3).

Pada hari yang sama, Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Tengah PLN Amir Rosidin hadir sebagai pembicara dalam kuliah umum atau studium generale yang dihadiri lebih dari 500 mahasiswa ITB dari berbagai jurusan.

Dalam kesempatan tersebut, dijelaskan pula soal sistem rekrutmen yang menggambarkan informasi perihal sistem benefit and compensation yang ditawarkan oleh PLN.

Termasuk mengenai budaya kerja perusahaan, dan jenjang karir di PLN, yang diharapkan menjadi nilai lebih sebagai penarik minat.

PLN juga menyelenggarakan kompetisi Vlog SPLU (Stasiun Penyedia Listrik Umum) bertema “Unboxing SPLU” yang berisi karya vlog selama kurang lebih dua menit.

Untuk dapat menarik minat peserta, lanjut Made, PLN menggunakan model presentasi dengan sistem hologram, sebagai sistem seleksi yang diadakan melalui casting tersebut.

Karya tersebut diharapkan mampu memberikan nilai jual lebih besar terhadap tren baru inovasi PLN, yang menggambarkan kebutuhan penyediaan jasa tenaga listrik di masa depan, baik untuk mendukung sektor kegiatan usaha mikro kecil dan menengah, maupun juga menyokong kebutuhan tersedianya kendaraan listrik.

“Itu sebabnya dalam kompetisi ini, diharapkan para mahasiswa  tertarik untuk unjuk kegiatan atau menciptakan sesuatu yang berkaitan dengan keberadaan SPLU,” tambah Made.  

Ketua Lembaga Kemahasiswaan ITB Sandro Mihradi mengatakan, ITB dengan PLN telah menjalin kerjasama sejak tahun 2008 dalam bentuk kerjasama bidang pendidikan program magister di Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) dan Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI). 

Baca: Protes Pencabutan Meteran Listrik, Puluhan Warga Datangi Kantor PLN Kamonji,

Tahun ini tercatat ada 10 orang mahasiswa kerjasama PLN angkatan 2017 yang masih berkuliah di FTMD-ITB.  Perjanjian kerjasama antara ITB dan PLN juga berlangsung di Fakultas Teknologi Industri (FTI) untuk pendidikan program studi magister logistik, angkatan ke-1, Tahun Akademik 2018/2019.

Tahun 2018, ITB juga telah bekerjasama dengan PLN dalam program Ekspedisi Papua Terang, dimana 38 mahasiswa dan alumni muda ITB terlibat dalam survei di berbagai daerah di Papua, dengan tujuan mempercepat elektrifikasi pada daerah-daerah tersebut.

“Memiliki 110 kelompok keahlian yang ada di 12 Fakultas/Sekolah, ITB terbuka dalam menjalin kerjasama baik kerjasama pendidikan, kerjasama di bidang penelitian, maupun kerjasama sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat,” jelas Sandro.

Berita ini sudah tayang di kontan berjudul Gelar employer branding, PLN jaring calon karyawan di ITB

Editor: Fajar Anjungroso
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved