BPS: Neraca Perdagangan Bulan Februari 2019 Surplus 330 Juta Dolar AS

"Akhirnya setelah empat kali berturut-turut defisit, alhamdulilah saat ini surplus," ungkap Kepala BPS Suhariyanto di kantornya

BPS: Neraca Perdagangan Bulan Februari 2019 Surplus 330 Juta Dolar AS
TRIBUN MEDAN/Riski Cahyadi
Petugas PT Pelindo I memonitor proses muat peti kemas pada pengoperasian ekspor perdana di Kuala Tanjung Multipurpose Terminal (KTMT) di Batu Bara, Sumatera Utara, Kamis (27/12/2018). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Februari 2019 tercatat surplus sebesar US$ 0,33 miliar. Surplus ini di luar perkiraan sejumlah ekonom yang memperkirakan neraca dagang bulan lalu mengalami defisit, tetapi menyusut dari bulan sebelumnya.

"Akhirnya setelah empat kali berturut-turut defisit, alhamdulilah saat ini surplus," ungkap Kepala BPS Suhariyanto di kantornya, Jumat (15/3/2019).

Surplus itu disebabkan oleh nilai ekspor yang tercatat sebesar US$ 12,53 miliar. Sementara nilai impor tercatat lebih rendah sebesar US$ 12,20 miliar.

Kinerja ekspor tersebut turun 10,03% dibanding Januari 2019, juga turun 11,33% year on year (yoy). Baik ekspor migas maupun nonmigas mengalami penurunan, masing-masing sebesar 11,55% dan 9,8% dibanding bulan sebelumnya.

Suhariyanto mengatakan Indonesia masih menghadapi tantangan dalam menggenjot ekspor. Antara lain turunnya ekonomi global termasuk Tiongkok dan Amerika Serikat (AS) serta fluktuasi harga komoditas mentah.

Baca: Razia Pasangan Mesum di Tangerang, Pria Ini Nekat Kabur Tinggalkan Kekasihnya di Kamar

"Ini tantangan menggenjot ekspor karena ada perlambatan ekonomi negara tujuan utama dan harga komoditas sulit ditebak, serta ada pengaruh jumlah hari," ujar dia.

Dari sisi impor, nilai impor tersebut turun cukup tajam sebesar 18,61% dibanding Januari 2019 dan turun 14,02% yoy. Baik impor migas maupun nonmigas turun masing-masing sebesar 6,6% dan 20,1% dibanding bulan sebelumnya.

Baca: Turnamen PUBG Mobile Club Open 2019 Dibuka Bulan Ini, Hadiah yang Diperebutkan 2 Juta Dolar AS

Impor yang mengalami penurunan paling banyak mesin dan peralatan listrik, bahan kimia organik, benda-benda besi dan baja, serta kendaraan dan bagiannya.

Dengan demikian, secara kumulatif Januari-Februari 2019 ekspor dan impor tercatat masing-masing US$ 26,46 miliar miliar dan US$ 27,19 miliar. Sehingga, defisit neraca perdagangan kumulatif tercatat mencapai US$ 0,73 miliar.

Reporter: Benedicta Prima 

Artikel ini tayang di Kontan dengan judul Di luar prediksi, neraca perdagangan Februari 2019 surplus US$ 330 juta  

Editor: Choirul Arifin
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved