Mentan: Petani Bawang Merah Brebes Menikmati Keuntungan, Harga di Tingkat Petani Rp 20.000 Per Kg

Andi Amran Sulaiman mengungkapkan petani bawang merah di Brebes menikmati keuntungan lantaran harga bawang di tingkat petani Rp 20.000 per kilogram.

Mentan: Petani Bawang Merah Brebes Menikmati Keuntungan, Harga di Tingkat Petani Rp 20.000 Per Kg
Kementerian Pertanian
Menteri Pertanian Amran Sulaiman berdialog dengan petani bawang di Desa Cigentong, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jumat (29/3/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, BREBES - Menteri Pertanian RI (Mentan), Andi Amran Sulaiman mengungkapkan petani bawang merah di Brebes menikmati keuntungan lantaran harga bawang di tingkat petani Rp 20.000 per kilogram.

Hal ini diungkapkan Menteri Amran Sulaiman dalam acara Apresiasi dan Singkronisasi Petani Unggul, Petani Makmur, Petani Sejahtera di Alun-alun Brebes, Jawa Tengah, Jumat (29/3/2019).

Brebes sendiri selama ini dikenal sebagai sentra terbesar bawang merah di Indonesia selain Solok, Tapin, Enrekang, Bima, Lombok Timur dan beberapa daerah lain.

Luas areal panen bawang merah di Brebes tercatat bisa mencapai 29.000 hingga 32.000 hektar dengan angka produksi sekitar 273.000 ton, cukup signifikan memberi andil terhadap total produksi nasional yang mencapai 1,4 juta ton lebih.

Pada 2014 lalu Indonesia masih mengimpor 74.903 ton bawang merah, lalu turun drastis pada 2015 menjadi 17.428 ton, dan pada 2016 pemerintah telah menutup keran impor bawang merah.

Tahun 2017 Indonesia berhasil membalikkan keadaan dengan mulai mengekspor bawang merah ke beberapa negara tetangga.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman berdialog dengan petani bawang di Desa Cigentong, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jumat (29/3/2019).
Menteri Pertanian Amran Sulaiman berdialog dengan petani bawang di Desa Cigentong, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jumat (29/3/2019). (Kementerian Pertanian)

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka ekspor bawang merah nasional pada 2017 mencapai 7.750 ton atau naik 93,5 persen dibandingkan pada 2016 yang hanya 736 ton.

"Bulog sudah memiliki alat penyimpan canggih cold storage atau CAS (controlled Atmosphere Storage) yang bisa menampung bawang merah sebanyak 260 ton. Alat ini juga memiliki kecanggihan karena mampu menjaga kesegaran bawang sampai 6 bulan," kata Amran Sulaiman.

Amran Sulaiman mengatakan, penggunaan cold storage adalah solusi permanen yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani bawang di Jawa Tengah.

Secara khusus, wilayah Brebes juga sudah ditetapkan sebagai sentra produksi bawang yang mendukung ketahanan pangan nasional.

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved