Transaksi Gojek Capai Rp 127 Triliun, Nadiem Makarim Ingatkan Pentingnya Filosofi Ilmu Padi

Gojek mencatat pertumbuhan gross transaction value (GTV) 13,5 lipat sepanjang tahun 2016 hingga 2018.

Transaksi Gojek Capai Rp 127 Triliun, Nadiem Makarim Ingatkan Pentingnya Filosofi Ilmu Padi
Tribunnews.com/ Reynas Abdila
Founder sekaligus Global CEO Gojek, Nadiem Makarim bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perusahaan aplikasi on-demand Gojek mencatat pertumbuhan gross transaction value (GTV) 13,5 lipat sepanjang tahun 2016 hingga 2018.

Hingga akhir 2018, nilai transaksi Gojek tembus USD 9 miliar atau Rp 127 triliun dengan total volume transaksi setahun mencapai 2 miliar.

Founder sekaligus Global CEO Gojek, Nadiem Makarim mengatakan keberhasilan ini menbuktikan penetrasi Gojek telah mengungguli pemain e-commerce serta pesaing terdekat.

“Pencapaian ini merupakan realisasi dari misi Gojek untuk memberikan solusi kehidupan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Gojek terus memimpin di sektor on-demand termasuk transportasi, pesan antar makanan,” kata Nadiem Makarim di Jakarta, Kamis (11/4/2019).

Baca: BPN Minta KPU dan Bawaslu Ungkap Dalang di Balik Kasus Tercoblosnya Surat Suara di Malaysia

Menurutnya, Gojek mampu menduduki posisi brand impression karena sebuah ekosistem yang sudah dibangun dan terus dikembangkan khususnya dalam pasar pelayanan.

“Secara internal juga saya selalu mengingatkan kita untuk memakai filosofi ilmu padi. Semakin berisi semakin merunduk supaya kita tidak pernah merasa puas dengan jumlah 1,7 juta mitra dan lebih dari 300 ribu merchant saat ini,” katanya.

Dampak ekonomi yang diberikan Gojek terhadap perekonomian Indonesia juga tercermin dari temuan riset lembaga demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI tahun 2018 yang menyatakan kontribusi mencapai Rp 44,2 triliun atau naik tiga kali lipat dari tahun sebelumnya.

Baca: Mahasiswi Undiksha Tewas Membusuk di Kamar, Polisi Duga Ada Keterlibatan Sang Pacar

Nadiem menambahkan angka tersebut baru menghitung dari empat layanan Gojek di antaranya Go-ride, Go-food, Go-clean, dan Go-massage, belum termasuk Go-send, Go-shop serta Go-pay.

“Jika layanan lain dalam ekosistem Gojek digabungkan hasilnya pasti jauh lebih besar. Riset ini mencerminkan kontribusi nyata Gojek sebagai hasil karya anak bangsa,” kata Nadiem Makarim.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan yang hadir dalam konferensi pers capaian kinerja Gojek turut memberi dukungan.

Baca: Siti Zuhro Sebut Temuan Surat Suara Tercoblos di Malaysia Bisa Picu Konflik di Tengah Masyarakat

Luhut mengatakan pemerintah selalu mendorong pertumbuhan startup di era digital, hal itu dibuktikan dengan pembangunan palapa ring yang dapat dijangkau hingga ke pelosok timur Indonesia.

“Saya mewakili pemerintah bangga Gojek menjadi startup yang sudah decacorn. Gojek menurut hemat saya jadi model untuk startup lainya. Orang ingin lebih efisen, cepat, dan luas. Disitulah Gojek memainkan peran penting,” ujarnya.

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved