PT PNM Akan Luncurkan Program Mekaar Plus

Nasabah bisa menggunakan program Mekaar Plus sebelum naik kelas menjadi nasabah program Kredit Usaha Rakyat (KUR) perbankan

PT PNM Akan Luncurkan Program Mekaar Plus
Tribunnews/Fitri Wulandari
Direktur Utama PNM Arief Mulyadi, saat ditemui di Epicentrum Walk, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (15/5/2019) sore. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Memiliki nasabah yang terus berkembang, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Persero pada bulan Juni 2019 mendatang akan meluncurkan program barunya yakni Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) Plus.

Program satu ini akan memberikan kesempatan pinjaman lebih banyak kepada Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang terus mengalami peningkatan jumlah nasabah.

Nasabah bisa menggunakan program Mekaar Plus sebelum naik kelas menjadi nasabah program Kredit Usaha Rakyat (KUR) perbankan.

Seperti yang disampaikan Direktur Utama PNM,  Arief Mulyadi, di Epicentrum Walk, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (15/5/2019) sore.

"Bulan Juni tahun ini kami siapkan produk Mekaar Plus dan produk untuk Kredit Usaha Rakyat (KUR), untuk yang KUR tetap," ujar Arief.

Baca: Kala Kebocoran Data Usik Nasabah dan Picu Kejahatan

Pihaknya pun akan menyeleksi nasabah Mekaar untuk diikutkan dalam program Mekaar Plus.

"Kalau memang ada layanan perbankan di situ, kami masukkan ke KUR, kalau tidak ada, kami akan menyiapkan produk Mekaar Plus," kata Arief.

Perlu diketahui, terdapat perbedaan antara program Mekaar dan Mekaar Plus.

Plafon pinjaman yang diberikan melalui program Mekaar kepada UMKM maksimal hanya sebanyak Rp 5 juta.

Sedangkan pinjaman yang diberikan kepada nasabah Mekaar Plus bisa mencapai lebih dari Rp 5 juta.

Baca: Jelang Lebaran, Pahami Bedanya Pinjaman Bijak vs Utang Menjebak

Jumlah angka nasabah PT PNM untuk program Mekaar kian bertambah sekitar 400 ribu, terhitung hingga akhir Maret 2019.

Program ini telah memberikan pinjaman tanpa bunga kepada para ibu yang ingin berwirausaha.

Pinjaman yang diberikan pun bisa dikembalikan melalui cara cicilan ringan.

Sejak diluncurkan pada 2015 lalu, Mekaar diketahui telah membantu banyak keluarga Indonesia yang kurang sejahtera.

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved