Pesawat Spring Airlines Terlambat Terbang Gara-gara Penumpang Menunggu Anaknya Selesai Belanja

Penerbangan Spring Airlines bernomor 9c8892 itu awalnya dijadwalkan untuk terbang dari Bandara Suvarnabhumi Bangkok menuju Shanghai

Pesawat Spring Airlines Terlambat Terbang Gara-gara Penumpang Menunggu Anaknya Selesai Belanja
CH-Aviation.com
Pesawat Airbus A320-200 Spring Airlines. 

TRIBUNNEWS.COM, BANGKOK - Seorang penumpang dari China dilaporkan membuat marah penumpang lain dalam sebuah penerbangan internasional maskapai Spring Airlines.

Pemicunya,  penumpang tersebut memaksa petugas untuk tidak menutup pintu pesawat, dan membuat penumpang lain menunggu karena saat itu si anak dilaporkan tengah belanja.

Dalam video yang viral seperti diwartakan Daily Mail Rabu (15/5/2019), ibu yang tak disebutkan identitasnya itu berbaring di garbarata demi mencegah pintu pesawat ditutup.

Pengunggah video yang mengaku sebagai penumpang itu berkata, ibu itu mencegah pesawat lepas landas setelah mengetahui si anak saat itu belum datang karena masih berbelanja. 

Baca: Kisah Tentang Suradi, Pengangguran Yang Punya Warisan Lahan 2000 M2 untuk Kolam Ikan dan Lobster

Penerbangan Spring Airlines bernomor 9c8892 itu awalnya dijadwalkan untuk terbang dari Bandara Suvarnabhumi Bangkok menuju Shanghai pukul 03.30 waktu setempat.

Penumpang Spring Airlines
Gambar dengan lingkaran merah menunjukkan seorang petugas maskapai Spring Airlines berusaha berbicara dengan ibu yang berbaring di garbarata. Ibu itu berbaring demi mencegah pesawat menutup pintu setelah anaknya belum selesai belanja.

Juru bicara Spring Airlines membenarkan kejadian itu dan menceritakan si ibu begitu emosional dan berusaha agar manajer kabin untuk menutup pintu.

Baca: Tulisan di Telapak Kaki Korban Jadi Petunjuk Kuat Polisi Ungkap Kasus Mutilasi Keji di Malang

Ibu itu mengaku bahwa putrinya dilaporkan sudah menghubungi pihak polisi bandara supaya memerintahkan agar penerbangan tersebut tidak dilakukan.

Si anak mengatakan dia sudah memasukkan dua barang bawaan dengan satu dibawa ibunya. Akibatnya, penerbangan berdurasi empat jam itu harus molor selama 30 menit.

Akhirnya, penerbangan tersebut bisa dilakukan setelah ibu dan anak itu setuju untuk keluar dari pesawat yang mendarat di Shanghai, terlambat satu jam dari jadwal asli.

Juru bicara Spring Airlines mengecam insiden itu dengan mengatakan perilaku ibu dan anak tersebut sangat tidak beradab.

Sementara netizen China menyerukan agar mereka dilarang naik pesawat lagi.

Pada 2015, Badan Pariwisata China (CNTA) mengeluarkan sejumlah aturan yang bertujuan untuk mengontrol etika para turis setempat ketika bepergian.

Setiap wisatawan yang dinyatakan oleh otoritas "berperilaku buruk" bisa terancam terpotong kredit sosialnya maupun dilarang berlibur di masa depan. Baca juga: Longboat Hilang di Asmat Ditemukan, Penumpang Ternyata 32 Orang

Penulis : Ardi Priyatno Utomo
Artikel ini tayang di Kompas.com dengan judul Tunggu Anaknya Selesai Belanja, Penumpang Spring Airlines Bikin Pesawat Terlambat Terbang

Editor: Choirul Arifin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved