Mengeluh Masalah Pesangon, Pengusaha Nasional Minta Jokowi Revisi UU Ketenagakerjaan

Para pengusaha mendesak pemerintah merevisi Undang Undang (UU) Ketenagakerjaan untuk menarik investasi.

Mengeluh Masalah Pesangon, Pengusaha Nasional Minta Jokowi Revisi UU Ketenagakerjaan
Tribunnews.com/ Theresia Felisiani
Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P Roeslani ?di acara buka puasa bersama keluarga besar Kadin di Ballroom The Sultan & Residence Jakarta, Jl Jenderal Gatot Subroto, Jumat (24/5/2019)?. 

TRIBUNNEWS,COM, JAKARTA - Para pengusaha mendesak pemerintah merevisi Undang Undang (UU) Ketenagakerjaan untuk menarik investasi.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Rosan Roeslani saat bertemu presiden Joko Widodo di Istana Merdeka.

Salah satu poin yang perlu direvisi adalah uang pesangon. "Kita sampaikan ini severance payment (uang pesangon) salah satu yang paling memberatkan," ujar Rosan kepada wartawan, Rabu (12/6).

Rosan mengatakan, hal tersebut kerap dikeluhkan oleh investor. Terutama investor yang berasal dari luar negeri. Revisi kebijakan yang sensitif tersebut dinilai dapat dilakukan pada periode kedua Jokowi. Tekanan yang berkurang akan membuat kebijakan dapat selesai.

"Beliau 5 tahun lagi ngak bisa running lagi, jadi mendorong kebijakan yang mungkin dulu sifatnya sensitif," terang Rosan.

Baca: KPK Ajukan Tambahan Anggaran Lebih dari Setengah Triliun Rupiah Untuk Tahun 2020

Rosan menambahkan, kehadiran investor tersebut penting bagi ketenagakerjaan Indonesia. Hal itu perlu disosialisasikan kepada masyarakat. Semakin banyak investor yang masuk akan membuka lapangan kerja semakin besar. Hal itu akan semakin membuka peluang kerja bagi angkatan kerja.

Berita Ini Sudah Tayang di KONTAN, dengan judul: Keluhkan masalah pesangon, Kadin desak Jokowi revisi UU Ketenagakerjaan

Editor: Sanusi
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved