DPD RI
Gedung Nusantara
Gedung Nusantara

Soal TKW, Emilia Contessa Dorong Pemerintah Bangun Rumah Edukasi

Anggota DPD RI asal Jawa Timur Emilia Contessa mencotohkan Filipina telah membuat sekolah bagi calon tenaga kerjanya agar siap pakai di luar negeri

Soal TKW, Emilia Contessa Dorong Pemerintah Bangun Rumah Edukasi
TRIBUNNEWS.COM / ACHMAD RAFIQ
Anggota DPD RI asal Jawa Timur Emilia Contessa mencotohkan Filipina telah membuat sekolah bagi calon tenaga kerjanya agar siap pakai di luar negeri. 

TRIBUNNEWS.COM - Anggota DPD RI Emilia Contessa mendorong pemerintah membuat rumah edukasi khusus bagi Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang ingin bekerja di luar negeri.

"Saya melihat Filipina telah membuat sekolah bagi calon tenaga kerjanya yang akan keluar negeri, sehingga siap pakai," kata Emilia di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/7/2015).

Rumah edukasi tersebut, menurut Emilia, sangat penting dihadirkan mengingat saat ini sering ditemukan pekerja yang belum siap pakai dan akhirnya jadi korban kekerasan. 

"Kejadian kekerasan TKW banyak sekali muncul karena persiapan berangkat tidak cukup," kata ibunda penyanyi Denada itu. 

Ia pun mendorong pemerintah membangun rumah-rumah edukasi yang disebarkan di seluruh Indonesia sehingga TKI bisa siap jual di luar negeri.

Anggota DPD RI asal Jawa Timur ini juga mengungkapkan dukungannya terhadap penghentian atau moratorium pengiriman TKW informal ke luar negeri.

"Saya menemukan banyak WNI perempuan di Arab yang masih muda-muda, hampir semuanya pernah mengalami kekerasan seksual," katanya.

Ia lalu beranggapan moratorium penting dilaksanakan agar TKI Indonesia di Arab Saudi tidak terus menerus jadi korban tidak kekerasan seksual. 

"Sebenarnya yang terjadi pada TKW kita di Arab Saudi adalah perbudakan manusia zaman modern," katanya.

Ikuti terus perkembangan terbaru dari Dewan Perwakilan Daerah (DPD) hanya di Kabar DPD RI.

Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Advertorial
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved