DPD RI
Gedung Nusantara
Gedung Nusantara

Sakit Jantung, Irman Gusman Ajukan Permohonan Penyesuaian Jadwal Sidang Kedua

Menanggapi pernyataan Irman, hakim ketua menyatakan bahwa, pihaknya akan mempertimbangkan permohonan tersebut.

Laporan Wartawan Tribunnews, Lendy Ramadhan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua DPD RI nonaktif Irman Gusman mengajukan penyesuaian jadwal sidang kedua.

Hal tersebut dinyatakan di akhir sidang pertama kasus suap kuota impor gula di Pengadilan Tipikor, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (8/11/2016).

Sebagai terdakwa, Irman menjelaskan, bahwa permohonannya itu terkait dengan penyakit jantung dan sarafnya yang mengharuskannya melakukan pemeriksaan rutin.

"Bapak hakim begitu baik, (ini saya ada) masalah jantung, kemudian masalah di saraf sebagaimana dijelaskan Jakasa Penuntut Umum (JPU). Saya perlu mencocokkan jadwal. karena saya harus menjalankan check up. Saya akan menyerahkan ini," kata Irman Gusman.

Menanggapi pernyataan Irman, hakim ketua menyatakan bahwa, pihaknya akan mempertimbangkan permohonan tersebut.

Namun, untuk sementara sidang berikutnya ditentukan pada hari selasa minggu depan (15/11/2016).

Sebagaimana diberitakan, Irman Gusman dalam sidang pertama didakwa telah menerima hadiah uang seratus juta rupiah dari Direktur CV Semesta Berjaya, Xaveriandy Sutanto.

Uang tersebut sebagai hadiah untuk memuluskan permohonan kuota impor CV Semesta Berjaya kepada Badan Urusan Logistik (Bulog).(*)

Penulis: Lendy Ramadhan
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved