DPR RI

Koperasi Pegawai Sekjen DPR Gelar Rapat Anggota Khusus

Koperasi Pegawai Sekretariat Jenderal DPR-RI menggelar Rapat Anggota Khusus (RAK) di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (25/11/2016).

Koperasi Pegawai Sekjen DPR Gelar Rapat Anggota Khusus
Dok. DPR
Sekretaris Jenderal DPR Winantuningtyas Titi Swasanany memberi sambutan dalam Rapat Anggota Khusus (RAK) di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (25/11/2016). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Koperasi Pegawai Sekretariat Jenderal DPR-RI menggelar Rapat Anggota Khusus (RAK) di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (25/11/2016).

Dalam rapat yang dihadiri oleh 112 anggota ini akan membicarakan program kerja dan anggaran koperasi tahun 2017.

Sekretaris Jenderal DPR Winantuningtyas Titi Swasanany memberi sambutan sekaligus membuka acara RAK. Dalam sambutannya, Win sapaan akrabnya, menyampaikan momentum RAK sangat penting karena akan menentukan perjalanan koperasi satu tahun ke depan.

“Semua ide-ide atau rencana koperasi yang akan dilakukan harus disampaikan disini, karena semua pesertanya adalah wakil dari seluruh anggota sebagai pemilik koperasi pegawai Sekretariat Jenderal DPR RI,” ujarnya.

Disamping itu, Win juga mendorong agar program kerja yang dirancang bisa terukur, tepat sasaran dan realistis.

Semata-mata tidak hanya mengejar SHU (Sisa Hasil Usaha), tetapi seluruh anggota bisa mendapatkan manfaat koperasi seperti pemberian bantuan pendidikan serta bantuan sosial lainnya.

Ia juga memberikan apreiasi kepada seluruh pegawai koperasi yang berhasil mendapatkan penghargaan Koperasi Berprestasi dan Koperasi Award 2016 dari Kementerian Koperasi dan UKM.

 “Tahun lalu saya tantang, dan Alhamdulilah di tahun 2016 ini mendapatkan dua penghargaan langsung. Perolehan penghargaan bukanlah satu-satunya tujuan, tetapi itu adalah ukuran keberhasilan dari pegawai kita,” kata Win.

Sebelumnya, Ketua Koperasi Setjen DPR, Mohammad Djazuli membacakan perencanaan program kerja koperasi pada tahun 2017. Disebutkannya, peningkatan kesejahteraan anggota koperasi tetap menjadi prioritas.

“Diantaranya, perencanaan penurunan jasa dari 1,1 persen menjadi 1 persen, mengusulkan investasi tanah dan tokoh sebesar 1 Milyar pada tahun 2017, menaikkan nilai voucher belanja 500ribu/ orang menjelang lebaran.  Ada juga voucher potong rambut untuk pria 12 kali dan wanita 6 kali yang berlaku selama setahun,” terang Djazuli disambut tepuk tangan para anggota.  (Pemberitaan DPR RI) 

Editor: Advertorial
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved