DPR RI

Komisi II Apresiasi Capaian PTSL BPN Sidoarjo

Kinerja Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sidoarjo dalam menjalankan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) mendapat apresiasi dari

Komisi II Apresiasi Capaian PTSL BPN Sidoarjo
DPR RI
Ketua Komisi II DPR RI, Zainudin Amali saat memimpin pertemuan Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi II DPR RI dengan Kepala Kanwil BPN Jatim, Kepala Kantor BPN Sidoarjo, di Sidoarjo, Jawa Timur. 

Kinerja Kantor  Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sidoarjo dalam menjalankan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) mendapat apresiasi dari Komisi II DPR RI. Diketahui pada awal tahun 2018, PTSL di Sidoarjo ditargetkan sebanyak 60.000 bidang, seiring berjalannya waktu dapat dioptimalisasi menjadi 70.640 bidang dengan realisasi fisik sejumlah 62.381 bidang.

“Dari tahun ke tahun sejak program PTSL ini diluncurkan, itu targetnya selalu terpenuhi bahkan melampaui. Pada kunspek kali ini kami pilih tempat-tempat tertentu yang memang skala target PTSL-nya besar, salah satunya seperti di Sidoarjo,” terang Ketua Komisi II DPR RI, Zainudin Amali saat memimpin pertemuan Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi II DPR RI dengan Kepala Kanwil BPN Jatim, Kepala Kantor BPN Sidoarjo, di Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (5/3).

Di beberapa daerah, persoalan PTSL terbilang rumit. Bahkan Zainudin mengungkapkan bahwa ia pernah menerima keluhan dari beberapa kepala desa yang enggan melaksanakan program PTSL karena takut terjerat kasus hukum. Untuk itu, ia juga mengapresiasi BPN Sidoarjo yang melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, serta penegak hukum dalam menyosialisasikan program PTSL secara masif kepada masyarakat.

"Kendala-kendala yang dihadapi kami sudah bisa kami tangkap, dan saya kira dari waktu ke waktu kita tentu ingin meningkatkan lebih dari apa yang ada sekarang. Sekuat apapun program ini, kalau tidak di-support oleh masyarakat serta instansi lain, juga tidak akan ada gunanya," tambah politisi Partai Golkar ini.

Kekurangan sumber daya manusia selalu menjadi kendala di seluruh Kantor BPN, selain itu juga dibutuhkan bangunan fisik guna menyimpan pengarsipan. Untuk itu, legislator dapil Jawa Timur XI ini berpesan agar pelayanan terhadap masyarakat tidak boleh berhenti hanya karena beberapa kendala tersebut. Harus terus berupaya dan berikhtiar dalam memberikan yang terbaik bagi masyarakat.

Sementara itu Kepala Kanwil BPN Jatim Herry Santoso tetap optimis target PTSL tahun 2019 tetap tercapai. Ia mengatakan di beberapa Kantor BPN yang sudah mencanangkan bahwasanya pada bulan April pengukuran sudah selesai. Sehingga apabila ada optimalisasi akan segera dapat ditindaklanjuti, jadi kemungkinan tambahan melampaui target itu tetap ada.

“Seperti tahun-tahun sebelumnya, dengan komitmen bersama yang kami terapkan, Alhamdulillah kami selalu melampaui target. Kualitas sebagai dasar untuk penerbitan sertifikat pendaftaran PTSL ini sangat kami jaga, sehingga di kemudian hari tidak ada yang bermasalah," terang Herry.

Kunspek Komisi II DPR RI ke Sidoarjo juga diikuti Anggota Komisi II DPR RI Agus Susanto (F-PDI Perjuangan), Rambe Kamaruzzaman dan Melda Addriani dari Fraksi Partai Golkar, Azikin Solthan (F-Gerindra), Libert Kristo Ibo (F-Demokrat), Abdul Hakam Naja (F-PAN), Aus Hidayat Nur (F-PKS), Achmad Baidowi (F-PPP) serta Kreshna Dewanata Phrosakh (F-NasDem). (*)

Editor: Content Writer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved