Pasangan Alam-Haris Ajukan Gugatan ke MK

Pasangan HM Alamsyah-Abdul Haris menyatakan belum bisa menerima hasil Pemilukada Kotabaru, Kalimantan Selatan. Bahkan mereka mengancam akan membawa dugaan kecurangan Pemilukada ke Mahkamah Konsitusi (MK).

Pasangan Alam-Haris Ajukan Gugatan ke MK
Istimewa
Pilkada
Laporan Wartawan Banjarmasin Post, Raha

TRIBUNNEWS.COM, KOTABARU - Pasangan HM Alamsyah-Abdul Haris menyatakan belum bisa menerima hasil Pemilukada Kotabaru, Kalimantan Selatan. Bahkan mereka mengancam akan membawa dugaan kecurangan Pemilukada ke Mahkamah Konsitusi (MK).

Menurut Alamsyah, pihaknya masih berupaya mengumpulkan data dan bukti-bukti soal ketidakjujuran Pemilukada pada 2 Juni lalu tersebut. "Tunggu saja, kalau data dan bukti ketidakjujuran sudah terkumpul, kita segera lapor ke MK," kata Alamsyah saat dihubungi melalui telepon genggamnya, Kamis (10/6/2010).

Alamsyah membantah kabar pascakekalahan di pemilukada dia jatuh sakit. "Saya sehat kok, tidak benar kabar yang menyatakan saya sakit," ujarnya.

Divisi Hukum KPU Kotabaru Akhmad Gafuri menyatakan, siap meladeni gugatan pasangan Alam-Haris jika mereka benar-benar mengajukan protes ke MK. "Apa yang akan mereka sampaikan ke MK, kami belum tahu. Tapi dilihat persoalannya mungkin hanya perselisihan hasil Pemilukada," kata Gafuri, kemarin.

Menurutnya, jika Alam-Haris benar-benar mengajukan keberatan itu ke MK, proses pelantikan yang sudah dijadwalkan pada Agustus ini bisa jadi akan tertunda.

Sebelumnya diberitakan, saksi pasangan Alam-Haris menolak menandatangani hasil rekapitulasi dengan alasan, timnya menemukan perbedaan jumlah surat suara antara calon gubernur dan bupati di beberapa tempat pemungutan suara (TPS) di Kecamatan Pulaulaut Utara, antara lain di TPS Sebatung, Batuah, dan TPS Gedambaan.(*)

Editor: Juang Naibaho
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved