Rabu, 6 Mei 2015
Tribunnews.com

Berburu Atribut Euro 2012 di Pasar Tradisional Marywilska

Kamis, 31 Mei 2012 04:45 WIB

Berburu Atribut Euro 2012 di Pasar Tradisional Marywilska
TRIBUN JAKARTA/Husein Sanusi
Ibu-ibu Dharma Wanita dari KBRI Polandia berburu asessoris Euro 2012 di pusat perbelanjaan Marywilska 44, Warsawa, Polandia, Rabu (30/5). Antusiasme WNI Polandia menyambut Euro 2012 sangat tinggi. (TRIBUN JAKARTA/Husein Sanusi)

Laporan Wartawan Tribun Husein Sanusi dari Polandia

TRIBUNNEWS.COM - Berada di Warsawa, Polandia, tidak lengkap rasanya jika tidak mengetahui keberadaan pasar tradisional yang ada di ibukota Polandia. Pasar tradisional Marywilska 44 namanya. Di situlah pusat perbelanjaan alternatif buat warga Polandia terutama yang berasal dari Asia.

Tribun berkesempatan mengunjungi pasar tersebut setelah mendapat undangan dari ibu-ibu Dharma Wanita Keduataan Besar Republik Indonesia (KBRI) Polandia, Rabu (30/5/2012). Anggun Meylani Pohan, Wiwin Saraswanto dan Ni Nyoman Wati mengajak Tribun untuk mengunjungi pasar tersebut.

Pasar ini jaraknya cukup jauh sekitar 20 kilometer dari Kota Warsawa. Dibutuhkan waktu 30 menit perjalanan dengan kendaraan. Prediksi pertama tentang pasar tradisional ternyata meleset. Bayangan tentang pasar tradisional awalnya identik dengan pasar-pasar tradisional seperti yang ada di Indonesia.

Di Polandia pasar tradisional tak jauh beda dengan pusat-pusat perbelanjaan seperti halnya supermarket atau toko-toko gudang rabat. Bentuk bangunan kotak, rapi, dan bersih dengan lahan parkir luas.

Di dalam pasar berjejeran kios-kios dengan menjual aneka ragam barang. Blok pertama dipenuhi kios-kios penjual pakaian, jaket, sepatu, tas, dan lain-lain. Blok kedua diisi kios-kios menjual barang kebutuhan sehari-hari seperti bumbu masakan, sayuran, daging, dan peralatan dapur lainnya.

Wiwin yang sudah tujuh tahun menetap di Warsawa dengan sangat hafal menunjukkan kios-kios itu dan dengan detail menjelaskan seisi pasar. Salah satu kios pakaian menjual atribut tim nasional Polandia. Skiep Kibica nama kios tersebut.

Halaman12
Penulis: Husein Sanusi
Editor: Dodi Esvandi
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas