Euro 2012

Setelah era Arshavin Muncul Dzagoev di Timnas Rusia

Setelah era Andrei Arshavin di Timnas Rusia, muncul bintang baru Alan Dzagoev.

Setelah era Arshavin Muncul Dzagoev di Timnas Rusia
Alan Dzagoev

Ketika dibutuhkan pun, Dzagoev kerap memecah kebuntuan tim melalui gol-golnya dan tusukan-tusukannya yang tajam dari jauh.

Beda dengan playmaker-playmaker lain yang pada umumnya malas bergerak, Dzagoev merupakan tipikal gelandang serang pekerja keras. Penyuka cokelat batangan ini selalu bergairah pada setiap pertandingan yang dimainkan.

Meski masih muda, pemuda dari etnis Ossetia itu tidak ragu-ragu memompa semangat rekan-rekan setim untuk bekerja keras memenangkan pertandingan.

“Alan Dzagoev mungkin sudah tidak layak lagi dianggap bintang muda karena dia kaya pengalaman,” ujar gelandang Rusia, Diniyar Bilyaletdinov seperti dikutip oleh Four Four two.

Dzagoev tercatat sebagai pemain termuda non kiper yang bermain untuk tim nasional Rusia ketika berusia 18 tahun 166 hari.

Debutnya diawali ketika bertanding melawan Jerman, Oktober 2008 pada kualifikasi Piala Dunia 2010. Sejak memulai debutnya itu, Dzagoev kemudian berkembang menjadi pemain penting Rusia. Pelatih Rusia ketika itu, Guus Hiddink bahkan melontarkan pujian setelah menyimak aksi Dzagoev saat melawan Jerman.

“Dia menyatu dalam tim dengan baik. Alan merupakan pemain yang sangat cerdas dengan kemampuan untuk membuat umpan pembunuh dan mengatur permainan,” puji Hiddink seperti dikutip oleh Total Football Madness.

Berbaju Rusia, Dzagoev diplot sebagai gelandang serang dalam skema racikan Dick Advocaat. Bersama Andrei Arshavin dan Roman Pavlyuchencko, Dzagoev dituntut untuk lebih menyerang.

Trio ini merupakan trio yang menakutkan di Euro 2012. Tim raksasa Italia terakhir kali merasakan keganasan Alan Dzagoev. Permainan cantik Dzagoev dalam mendistribusikan bola menghancurkan Italia dengan skor telak 3-0.(*)

Liputan Khusus Euro 2012 di Tribun Jakarta  

Berita Terkait: Euro 2012
Penulis: Deodatus Pradipto
Editor: Dahlan Dahi
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help