• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 1 November 2014
Tribunnews.com

Inggris 1 - 1 Perancis: Jaring Mourinho

Selasa, 12 Juni 2012 06:11 WIB
Inggris 1 - 1 Perancis: Jaring Mourinho
Cover Story Tribun Jakarta, Senin, 12 Juni 2012 Pagi

DONETSK, TRIBUN - Samir Nasri dan Joleon Lescott sukses memberi ketegangan serta kebahagiaan pada negara masing-masing di Donbass Arena, Donetsk, dinihari tadi. Dua pemain tersebut berhasil mencetak gol dan mengakhiri laga pembuka Grup D antara Inggris kontra Perancis, 1-1.

Gol pembuka dilesakkan Lescott melalui sundulan kepala di menit ke-30. Momen tersebut sangat menggembirakan kubu The Three Liones. Secara personel, bek Manchester City tersebut menuai rekor, yakni gol perdana bagi timnas dalam 17 partai.

Usai gol tersebut, rona tegang langsung terlihat di kubu Perancis. Pelatih Laurent Blanc terlihat langsung berdiri dan memberi beberapa instruksi. Namun suasana tersebut hanya berlangsung sembilan menit, setelah secara brilian Samir Nasri mengirim sepakan keras yang gagal dihalau kiper Joe Hart. Gol tersebut menjadi koleksi yang keempat bagi Nasri, dan gol kedua setelah sumbangsih pada 11 Oktober tahun lalu di Stade de France ke gawang Bosnia Herzegovina, pada partai kualifikasi Euro 2012.

Hasil seri tersebut seolah menggambarkan permainan seimbang antara dua tim raksasa tersebut. Sayang, beberapa pihak tak setuju dengan kondisi tersebut. Dua legenda timnas Inggris, Gary Lineker dan Ian Wright menegaskan, permainan Inggris murni meniru apa yang dilakukan Jose Mourinho saat menukangi Chelsea dan Real Madrid, jika berhadapan dengan Barcelona.

Lineker berkicau di situs micro blogging, Twitter. "Sepak bola Inggris sangat membosankan. Mereka memasang delapan pemain di area 20 meter, bahkan kadang sembilan orang. Itu mengingatkanku pada Mou,".

Di Soccerlens, Lineker yang menjadi komentator langsung merujuk pada strategi defensif Roy Hodgson, yang takut untuk keluar dan memburu bola. "Mou memang efektif, tapi semua itu membunuh sepak bola indah. Setelah kita menyaksikan laga hebat Spanyol versus Italia, kita kembali ke titik yang tidak menghibur sama sekali. Perancis terselalu dominan," kata suami Daniello Bux tersebut.

Sependapat dengan eks kompatriotnya, mantan bomber Arsenal, Ian Wright menganggap, apa yang ditampilkan Roy Hodgson tidak jelas. "Posisi Stevie (Gerrard) tidak jelas, karena ia justru sibuk membantu pertahanan, padahal seharusnya dia ikut menyerang. Ini kemunduran sepak bola Inggris jika dilihat secara kualitas, meski secara kuantitas kami mendapat satu poin yang sangat penting," jelas Wright.

Pelatih timnas Perancis, Laurent Blanc mengakui, timnya sukses menempatkan Inggris sebagai 'pesakitan'. "Kami berhasil membuat mereka kesulitan. Kami tak seharusnya kebobolan, dan yang terpenting bisa menuai gol. Seharusnya kami memang menang. Tapi menghadapi lawan yang memasang delapan pemain di area penalti, tentu sangat sulit," ujarnya.

Nada puas telontar dari kubu Tiga Singa. Kapten Steven Gerrard, menganggap rekan-rekannya sudah mengawali putaran final Euro 2012 dengan baik. Faktor fisik menjadi penanda utama, karena di babak kedua, sangat terlihat Inggris seperti kehilangan tenaga.

"Kami cukup kelelahan, namun tetap saja ini hasil bagus. Perancis memiliki deretan pemain fantastik. Kami memang mengalami banyak kendala karena fisik yang kurang bagus. Namun di partai berikutnya, kami akan menang," tegas Gerro. 

Susunan pemain:

Perancis: FRANCE: Lloris, Debuchy, Rami, Mexes, Evra, Nasri, Cabaye (Ben Arfa 84), Diarra, Malouda (Martin 85), Ribery, Benzema.

Inggris: Hart, Johnson, Terry, Lescott, Cole, Milner, Gerrard, Parker (Henderson 78), Oxlade-Chamberlain (Defoe 77), Young, Welbeck (Walcott 90)

Ikuti Ulasan Euro 2012 di Tribun Jakarta

Baca juga:

Perancis vs Inggris: Rekor Terburuk Inggris Sejak 1990

Perancis vs Inggris: Statistik Benzema dkk Unggul

Michael Idol Yakin Perancis Bisa Atasi Inggris

Penulis: Nurfahmi Budi
Editor: Yudie Thirzano
Sumber: Tribun Jakarta
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas