• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 24 September 2014
Tribunnews.com

Italia Mimpi Buruk Jerman

Rabu, 27 Juni 2012 02:28 WIB
Italia Mimpi Buruk Jerman
net
Penjaga gawang Jerman Manuel Neuer

laporan wartawan Kompas.com, 

Ary Wibowo

TRIBUNNEWS.COM, WARSAWA - Laga semifinal antara Jerman dan Italia, Kamis (29/6/2012), dipastikan akan berlangsung menarik dengan tensi tinggi. Maklum saja, kedua tim ini sudah mencatatkan namanya sebagai penguasa sepak bola Eropa sejak 1970-an silam. 

Jerman boleh berbangga saat ini memiliki skuad yang diisi oleh pemain-pemain muda berbakat. Belanda, Portugal, Denmark, dan Yunani sudah merasakan kehebatan kombinasi Mesut Oezil, Bastian Schweinsteiger, Mario Gomez sepanjang turnamen ini. "Der Panzer" pun melaju hingga babak semifinal dengan rekor sempurna. 

Tapi jangan lupa, Italia bukanlah tim yang dapat dipandang sebelah mata. Meski sempat terseok di awal baban penyisihan, tim asuhan Cesare Prandelli itu merupakan ancaman serius untuk mematahkan kehebatan Jerman sepanjang turnamen Eropa kali ini. Apalagi, sejarah membuktikan bahwa "Gli Azzurri" adalah mimpi buruk bagi Jerman di pentas Eropa maupun dunia. 

Pertemuan kedua negara ini, pertama kali terjadi pada babak penyisihan Grup 2 Piala Dunia 1962 di Cile. Namun, dalam laga tersebut, kedua tim bermain imbang tanpa gol. Italia pun tersingkir karena hanya mampu menduduki peringkat ketiga. Sementara langkah Jerman terhenti di babak perempat final setelah dihempaskan Yugoslavia, 1-0. 

1970
Delapan tahun berselang, kedua negara ini kembali bertemu pada semifinal Piala Dunia 1970. Laga ini disebut sebagai pelecut rivalitas antara Italia dan Jerman. Bagaimana tidak, setelah bermain imbang 1-1 hingga 90 menit, lima gol kemudian terjadi di babak perpanjang waktu. Italia pun mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 4-3. 

"(Laga) itu selalu yang saya sebut sebagai pertandingan sesungguhnya. Saya dapat mengingat bagaimana saya menonton dari rumah bersama Ayah. Hingga saat ini, saya masih mengganggap emosi terbesar saya tersedot ketika menonton pertandingan tersebut," kenang pelatih Italia, Cesare Prandelli seperti dilansir situs resmi UEFA

Jerman mendapatkan kesempatan balas dendam ketika kembali bertemu Italia di Final Piala Dunia 1982 di Stadion Santiago Bernaebau, Madrid, Spanyol. Tapi, apakah Jerman berhasil menjalankan misinya? Tidak. Karl-Heinz Rummenigge dan kawan-kawan kembali kalah oleh kegemilangan bintang Italia, Paolo Rossi, yang juga mencatatkan namanya sebagai pencetak gol tersubur. 

Kedua tim tersebut kembali bertemu dalam dua turnamen Piala Eropa, yakni pada 1988 dan 1996. Akan tetapi, dua pertandingan tersebut berakhir dengan skor imbang 1-1 (1988) dan 0-0 (1996). 

Pertemuan terakhir antara Jerman dan Italia, terjadi pada Piala Dunia 2006 di Jerman. Laga ini juga dinilai sebagai partai dramatis. Bermain tanpa gol hingga waktu normal, Italia berhasil membungkam puluhan ribu pendukung Jerman yang memadati Stadion Dortmund di babak perpanjangan waktu lewat dua gol yang dilesakkan Fabio Grosso (119) dan Alessandro Del Piero (120+1). 

Melihat sejumlah fakta ini, bukan tidak mungkin sejarah akan kembali menjadi mimpi buruk Jerman. Apalagi, di laga sebelumnya, Italia pun sukses membuktikan keampuhan kebesaran sejarah mereka, ketika melawan Inggris di babak perempat final, Minggu (24/6/2012).

Berita Terkait: Euro 2012
Editor: Ravianto
Sumber: Kompas.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
668412 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas