Jumat, 30 Januari 2015
Tribunnews.com

Italia Mimpi Buruk Jerman

Rabu, 27 Juni 2012 02:28 WIB

Italia Mimpi Buruk Jerman
net
Penjaga gawang Jerman Manuel Neuer

laporan wartawan Kompas.com, 

Ary Wibowo

TRIBUNNEWS.COM, WARSAWA - Laga semifinal antara Jerman dan Italia, Kamis (29/6/2012), dipastikan akan berlangsung menarik dengan tensi tinggi. Maklum saja, kedua tim ini sudah mencatatkan namanya sebagai penguasa sepak bola Eropa sejak 1970-an silam. 

Jerman boleh berbangga saat ini memiliki skuad yang diisi oleh pemain-pemain muda berbakat. Belanda, Portugal, Denmark, dan Yunani sudah merasakan kehebatan kombinasi Mesut Oezil, Bastian Schweinsteiger, Mario Gomez sepanjang turnamen ini. "Der Panzer" pun melaju hingga babak semifinal dengan rekor sempurna. 

Tapi jangan lupa, Italia bukanlah tim yang dapat dipandang sebelah mata. Meski sempat terseok di awal baban penyisihan, tim asuhan Cesare Prandelli itu merupakan ancaman serius untuk mematahkan kehebatan Jerman sepanjang turnamen Eropa kali ini. Apalagi, sejarah membuktikan bahwa "Gli Azzurri" adalah mimpi buruk bagi Jerman di pentas Eropa maupun dunia. 

Pertemuan kedua negara ini, pertama kali terjadi pada babak penyisihan Grup 2 Piala Dunia 1962 di Cile. Namun, dalam laga tersebut, kedua tim bermain imbang tanpa gol. Italia pun tersingkir karena hanya mampu menduduki peringkat ketiga. Sementara langkah Jerman terhenti di babak perempat final setelah dihempaskan Yugoslavia, 1-0. 

1970
Delapan tahun berselang, kedua negara ini kembali bertemu pada semifinal Piala Dunia 1970. Laga ini disebut sebagai pelecut rivalitas antara Italia dan Jerman. Bagaimana tidak, setelah bermain imbang 1-1 hingga 90 menit, lima gol kemudian terjadi di babak perpanjang waktu. Italia pun mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 4-3. 

"(Laga) itu selalu yang saya sebut sebagai pertandingan sesungguhnya. Saya dapat mengingat bagaimana saya menonton dari rumah bersama Ayah. Hingga saat ini, saya masih mengganggap emosi terbesar saya tersedot ketika menonton pertandingan tersebut," kenang pelatih Italia, Cesare Prandelli seperti dilansir situs resmi UEFA

Halaman12
Editor: Ravianto
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR ANDA

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas