Euro 2012

Media Italia: Jangan Menangis Azzurri

Media Italia menanggapi kekalahan Italia 4-0 dari Spanyol dengan beragam.

Media Italia: Jangan Menangis Azzurri
AFP/AFP/DAMIEN MEYER
Andrea Pirlo dan Federico Balzaretti hanya bisa menangis usai Italia dikalahkan Spanyol di final Euro 2012, di Olimpic Stadium, Kiev, Senin (2/7/2012) dinihari Wib. Italia kalah 4-0, dan harus rela menjadi runner up

TRIBUNNEWS.COM – Media Italia menanggapi kekalahan Italia 4-0 dari Spanyol dengan beragam. Ada yang tetap membanggakan Gli Azzurri, tapi beberapa menanggapinya dengan kekecewaan. Dalam headline, Senin (2/7/2012), harian Gazzetta dello Sport menampilkan foto dengan gambar striker Mario Balotelli yang sedang menangis. Judul Headline adalah "Seperti ini menyakitkan..."

Gazzetta mengakui bahwa Spanyol adalah tim yang lebih baik, dan sejumlah pemain yang cederadari kubu Italia dinilai menjadi faktor kekalahan Balotelli dkk.

Pelatih Italia, Cesare Prandelli dipaksa membuat pergantian pemain setelah Giorgio Chiellini cedera hamstring di babak pertama. Gelandang Thiago Motta akhirnya menyusul setelah mendapatkan cedera otot. Italia harus melawan tim terbaik dunia hanya dengan 10 orang selama 30 menit.

Gazzetta menambahkan: "Permainan ditentukan di babak pertama. Kami bermain dengan 10 pemain. Spanyol mendominasi permainan untuk mencetak sejarah dan merebut treble winners."

Namun editorial harian itu masih sempat menuliskan "Terima Kasih" kepada Italia yang berhasil mencapai final untuk pertama kalinya sejak tahun 2000.

Sementara harian Corriere dello Sport mengkritisi Prandelli atas kegagalan tersebut. Media berbasis di Roma itu menyebut taktik Prandelli salah lewat pergantian pemain. "Prandelli, apa yang telah kau lakukan?" demikian judul harian itu.

Corriere menyebut bahwa dominasi Spanyol adalah hal yang memalukan. Padahal menurut mereka, Spanyol juga mengalami kelelahan. Dalam sub judulnya, Corriere menulis: Kami hancur, mereka sangat kuat. Tak ada Sejarah."

Harian itu juga mempertanyakan pergantian Antonio Cassano di babak kedua. Padahal menurut mereka, Casasano adalah pemain terbaik yang ada di Italia. Selain itu, keputusan Prandelli yang menggantikan Riccardo Montolivo dengan Thiago Motta juga digugat.

"Motta bermasalah dengan ototnya setelah sentuhan bola pertama dan meningalkan tim hanya dengan 10 pemain. Kali ini pelatih membuat kesalahan."

Surat kabar nasional La Repubblica juga kecewa dengan hasil yang dicapai Italia. Mereka juga menampilkan foto Balotelli yang sedang menangis. "Kekecewaan yang besar" menjadi judul utama.

Media yang bermarkas di Turin, Tuttosport masih mengekspresikan kebanggaannya terhadap performa Italia selama di Polandia-Ukraina. Media ini menampilkan foto kapten Italia, Gianluigi Buffon setelah gol keempat Spanyol. Mereka menuliskan headline: "Italia, jangan menangis"

Sub judul mereka menuliskan: "Spanyol adalah legenda, tapi kami pulang dengan kepala tegak. Bagaimanapun, kami tetap Juara".(wid)

Editor: Dodi Esvandi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help