Jumat, 28 November 2014
Tribunnews.com

Anak Suu Kyi Dapat Visa untuk Bertemu Ibunya

Senin, 22 November 2010 21:23 WIB

Anak Suu Kyi Dapat Visa untuk Bertemu Ibunya
ist
Aung San Suu Kyi, pemimpin gerakan prodemokrasi di Birma, dikelilingi pendukungnya, Minggu (14/11/2010), saat menyampaikan pidato pertama, usai pembebasannya.
TRIBUNNEWS.COM, THAILAND --- Kim Aris (33), anak Aung San Suu Kyi yang belum bertemu ibunya selama 10 tahun akhirnya bisa mendapatkan visa dari pemerintah Birma untuk mengunjungi ibunya. Anak bungsu pemimpin prodemokrasi Birma itu akan mengunjungi ibunya usai Suu Kyi dibebaskan dari tahanan rumah.

Kim Aris tinggal di Inggris pergi ke Thailand sebelum ibunya dibebaskan tanggal 13 November 2010. Pemimpin oposisi berusia 65 tahun itu lebih sering berada dalam tahanan selama 21 tahun terakhir. Suu Kyi tidak bertemu Kim maupun putra sulungnya, Alexander, selama 10 tahun, dan dia tidak pernah bertemu cucu-cucunya.

Seorang pengacara Aung San Suu Kyi mengatakan kepada BBC siaran bahasa Birma bahwa Kim Aris mendapat visa untuk masuk ke Birma. Nyan Win mengatakan Aris diperkirakan akan tiba di Rangoon hari Selasa pagi. Aris mengatakan kepada BBC ibunya berencana menjemputnya di bandar udara dan bahwa dia sangat gembira.

Sementara itu, Michael Aris, suami Suu Kyi tidak mendapat visa sebelum meninggal.  Aung San Suu Kyi terakhir kali bertemu anak bungsunya bulan Desember 2000 lalu. Sejak itu permohanan Kim Aris untuk mendapatkan visa berulang kali ditolak pemerintah Birma.

Aung San Suu Kyi dibebaskan dari tahanan rumah kurang dari seminggu setelah pemilihan umum pertama negara itu dalam 20 tahun. Pemilu itu dikecam secara luas karena dianggap sandiwara dan dimaksudkan untuk memperkuat kekuasaan militer.

Aris melakukan pembicaraan telpon yang "mengharukan" dengan ibunya malam setelah ibunya dibebaskan, demikian disampaikan Kedutaan Besar Inggris di Bangkok.

Suami Aung San Suu Kyi, seorang akademisi Inggris, meninggal dunia tahun 1999. Di tahap-tahap akhir perjuangannya melawan penyakit kanker, rezim militer Birma menolak memberinya visa untuk bertemu dengan istrinya.

Banyak orang percaya bila Aung San Suu Kyi meninggalkan Birma, dia tidak akan dibolehkan kembali ke negaranya.
Editor: OMDSMY Novemy Leo
BBC

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas