• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 31 Juli 2014
Tribunnews.com

Karena Sakit , Aung San Suu Kyi Hentikan Kampanye

Senin, 26 Maret 2012 05:45 WIB
Karena Sakit , Aung San Suu Kyi Hentikan Kampanye
AFP PHOTO / Soe Dari WIN/Soe Than WIN
Pemimpin Demokrasi Myanmar, Aung San Suu Kyi perjalanan kembali dari sebuah proyek yang didanai Inggris di divisi Magwe dari Pakokku kota, utara Myanmar, pada tanggal 31 Januari 2012. Inggris menjadi tuan rumah kunjungan Suu Kyi ke Departemen Pembangunan Internasional (DFID) yang didanai proyek mata pencaharian di dekat Pakokku di mana ia bepergian di depan demi pemilu dipandang sebagai ujian penting dari komitmen rezim untuk reformasi. (AFP PHOTO / Soe Dari WIN)

Karena Sakit , Aung San Suu Kyi Hentikan Kampanye

TRIBUNNEWS.COM NAYPYIDA - Aung San Suu Kyi telah tampil di hadapan pendukung dalam serangkaian kampanye di sejumlah tempat.

Pemimpin oposisi Myanmar Aung San Suu Kyi berhenti berkampanye karena jatuh sakit, satu minggu sebelum dia mengikuti pemilihan sela untuk memperebutkan kursi parlemen.

Kyi Toe, seorang juru bicara dari partai Suu Kyi Liga Nasional untuk Demokrasi, mengatakan pada Minggu (25/3/2912) bahwa dokter pribadi Suu Kyi menyarankan agar pemimpin prodemokrasi Burma itu beristirahat setelah jatuh sakit disertai muntah-muntah ketika berkampanye di Mergui, Burma bagian selatan.

Berdasarkan keterangan dokter pribadi, lanjut Kyi Toe, kondisi kesehatan Aung San Suu Kyi terjadi karena kelelahan dan cuaca panas.

"Menurut saran dokter keluarga Tin Myo Win, dia (Suu Kyi) akan beristirahat di rumah. Dia tidak boleh lagi bepergian jauh," kata Kyi Toe seperti dikutip kantor berita AFP.

Suu Kyi sempat berpidato di hadapan ribuan warga di daerah pedalaman bagian selatan namun sekarang dianjurkan pulang ke Rangoon dan beristirahat.

Aung San Suu Kyi juga pernah mengalami sakit dalam kampanye sebelumnya di kota Mandalay, Burma bagian utara.

"Menurut saran dokter keluarga Tin Myo Win, dia (Suu Kyi) akan beristirahat di rumah. Dia tidak boleh lagi bepergian jauh."
Kyi Toe

Dengan kondisi terbaru ini maka Aung San Suu Kyi harus membatalkan kampanye terakhir di wilayah tengah, daerah kelahiran mendiang ayahnya, Aung San, yang juga menjadi pahlawan kemerdekaan.

Setelah sebelumnya menjalani hukuman penjara dan tahanan rumah selama bertahun-tahun, Aung San Suu Kyi berkampanye di berbagai daerah yang jauh dari kota tempat tinggalnya, lapor wartawan BBC Charles Scanlon.

Bepergian jauh dengan pesawat, kapal dan mobil guna berkampanye bagi calon-calon dari partainya tentu sangat melelahkan, lanjutnya.

Aung San Suu Kyi sendiri akan memperebutkan suara di satu daerah pemilihan dekat kota Rangoon.

Inilah untuk pertama kalinya dia mengikuti pemilihan sejak Liga Nasional untuk Demokrasi menang besar dalam pemilu pada 1990, tetapi hasil pemilu tersebut diabaikan oleh pemerintah militer pada saat itu.

Penulis: Budi Prasetyo
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
385322 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas