• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 2 September 2014
Tribunnews.com

Rudal Terbaru Rusia Mampu Tembus Sistem Pertahanan NATO

Kamis, 24 Mei 2012 13:52 WIB
Rudal Terbaru Rusia Mampu Tembus Sistem Pertahanan NATO
IST
ILUSTRASI

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Diam-diam, Rusia telah melakukan uji coba terhadap sistem persenjataan terbaru mereka, sebuah misil jarak jauh (ICBM) yang disebut-sebut dapat menembus sistem anti-rudal NATO.

Menurut Juru Bicara Kementerian Pertahanan Rusia, rudal itu ditembakkan melalui sebuah peluncur bergerak di wilayah Plesetsk, Rabu (23/5/2012) sekitar pukul 10.15 waktu setempat.

Hulu ledak rudal itu berhasil terbang sejauh 6.000 kilometer, dan mendarat di wilayah Kura, Kamchatka.

Dikutip dari Interfax, seorang sumber di angkatan bersenjata Russia mengatakan, ICBM menggunakan bahan bakar tipe baru, sehingga dapat memangkas waktu pengoperasikan propelan dalam tahap aktif lintasan roket.

Ini membuat rudal sulit dideteksi, dan lebih mudah melakukan manuver. Rudal itu juga dilengkapi hulu ledak individu, yang dapat mengubah arah jika hendak ditembak jatuh.

"Ini adalah salah satu yang dikembangkan oleh militer Rusia, dalam menanggapi penyebaran sistem anti-rudal global Amerika Serikat," kata mantan Direktur Strategis Tentara Russia Viktor Yesin.

NATO sebelumnya mengaku sudah melucuti sejumlah perisai anti-rudal, untuk melindungi anggota mereka dari serangan misil yang ditembakkan oleh negara-negara nakal.

Namun, Rusia menilai, penempatan perisai itu telah mengganggu keseimbangan pertahanan, dan mengancam situs-situs di negara-negara NATO. (*)

BACA JUGA

Penulis: Samuel Febrianto
Editor: Yaspen Martinus
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
557701 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas