• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 24 April 2014
Tribunnews.com
BBC

AS berkabung atas peristiwa penembakan

Sabtu, 21 Juli 2012 10:21 WIB
Colorado

Pengamanan di sejumlah sinema yang memutar film Batman diperketat.

AS mulai masa berkabung setelah kematian 12 orang dan 58 orang terluka dalam penembakan yang terjadi dalam pemutaran perdana film Batman, the Dark Knight Rises.

Presiden AS Barack Obama memerintahkan pengibaran bendera setengah tiang dan mengatakan hari untuk "berdoa dan merenung".

Saksi mata menyebutkan penembakan dilakukan oleh seorang pria yang menggunakan masker gas dan baju anti peluru.

Pelaku melemparkan gas air mata ke tengah kerumunan orang penonton di Aurora, Colorado, kemudian menembaki kerumunan tersebut.

Dalam keterangan singkat yang disampaikan pada malam hari, Gubernur Colorado John Hickenlooper mengkonfirmasikan total jumlah korban tewas dan terluka dalam peristiwa tersebut mencapai 70 orang.

Tigapuluh orang masih berada di rumah sakit, kata Hickenlooper, 11 diantaranya dalam kondisi kritis.

"Aksi ini merupakan gambarang penentangan. Setiap orang yang berbicara dengan saya sepanjang hari merasa marah," kata dia.

Tidak terkait terorisme

Polisi mengatakan telah menangkap James Holmes, 24 tahun, di luar gedung sinema.

Dia akan hadir di pengadilan distrik wilayah Arapahoe, di dekat Centennial, Colorado, pada Senian 09:30 waktu setempat.

Kepala polisi Aurora Dan Oates mengatakan upaya untuk menjinakkan ranjau dan ledakan di kediaman Holmes akan dilakukan oleh ahli dari pemerintah federal yang akan tiba Sabtu (21/7) ini.

Tetapi wilayah sekitar kediaman Holmes telah ditutup sepanjang malam.

"Saya secara pribadi tidak pernah melihat apa yang kita temukan disana," kata kepala polisi.

James Holmes disebutkan menggunakan senapan, sebuah senapan angin dan dua pistol ketika melakukan serangan. Seluruh senjata dan amunisi dibeli secara ilegal selama beberapa bulan, kata Oates.

Otoritas telah menyebutkan tidak ada kaitan dengan terorisme, atau montif lain, dan Holmes tidak memiliki catatan kriminal di Aurora.

James Holmes

James Holmes, 24 tahun, tersangka pelaku penembakan yang mengaku sebagai joker

Di New York, Komisioner Polisi Raymond Kelly mengatakan tersangka telah mencat rambutnya dengan warna merah, dan mengatakan kepada polisi bahwa dia adalah Joker musuh Batman.

Peristiwa penembakan itu menyebabkan pengamanan di sejumlah sinema-sinema yang memutar film Batman di perketat, bahkan pemutaran perdananya di Prancis dibatalkan.

Sutradara film Batman Christopher Nolan, mengeluarkan pernyataan yang menggambarkan kengeriannya.

"Teater film merupakan rumah saya, dan ide bahwa seseorang akan melukai orang yang tidak bersalah merupakan cara yang kejam dan menghancurkan saya," kata Nolan.

"Tidak ada kata-kata dari kami yang cukup untuk menyampaikan perasaan kami terhadap para korban yang tidak bersalah dalam kejahatan ini, tetapi kami hanya bisa memberikan perhatian kepada mereka dan keluarganya."

Meskipun memiliki catatan akademik yang bagus, James Holmes dalam proses pengunduran diri dari program doktor ilmu syarat di Universitas Colorado-Denver.

Keluarganya menyatakan dalam pernyataan tertulis :"Hati kami bersama dengan mereka yang mengalami tragedi ini dan kepada keluarga dan teman-temannya. Kami meminta media untuk menghormati kebebasan pribadi kami selama masa sulit ini.

Polisi belum memberikan identifikasi nama-nama korban yang tewas.

Tetapi satu korban tewas diketahui adalah Jessica Ghawi, yang juga dikenal sebagai Jessica Redfield, yang merupakan pekerja televisi dan blogger.

Sumber: BBC Indonesia
BBC
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
746522 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas