• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 30 September 2014
Tribunnews.com
BBC

Presiden Bashar al-Assad muncul di televisi Suriah

Selasa, 7 Agustus 2012 21:23 WIB
Presiden Assad

Presiden Assad menemui pejabat keamanan Iran, Saeed Jalili di Damaskus.

Tayangan televisi Suriah hari Selasa (07/08) memperlihatkan Presiden Bashar al-Assad mengadakan pertemuan dengan pejabat senior keamanan Iran, Saeed Jalili.

Ini adalah kemunculan pertama Presiden Bashar di televisi pemerintah dalam beberapa pekan terakhir.

Presiden Assad terakhir kali terlihat di televisi pada 22 Juli lalu ketika ledakan bom menewaskan empat pejabat keamanan senior.

Presiden Assad tampil di televisi sehari setelah Perdana Menteri Riyad Hijab membelot ke oposisi.

"Assad dan Jalili membahas hubungan bilateral antara Suriah dan Iran. Keduanya juga membahas situasi di kawasan," demikian laporan televisi Suriah.

Sebelum bertemu Presiden Assad, Jalili mengatakan hanya Suriah yang bisa mengakhiri konflik yang terjadi di negara tersebut.

Iran adalah sekutu terdekat Presiden Assad di kawasan.

Tuding Washington

Pemerintah Iran mengatakan mereka akan menggelar pertemuan internasional tentang Suriah hari Kamis (09/08).

Iran juga mengatakan mereka berupaya membebaskan 48 warga Iran yang disandera pemberontak di Suriah.

Teheran menuduh Washington sebagai salah satu pihak yang bertanggung jawab atas penyanderaan ini.

Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Hoseyn Amir-Abdollahian, menyalahkan Washington atas apa yang mereka sebut dukungan terbuka Amerika kepada kelompok-kelompok teroris.

Iran mengatakan orang-orang yang disandera tengah melakukan ziarah ke tempat suci Syiah di Damaskus.

Pemberontak Suriah sementara itu menuduh ada anggota Garda Revolusi Iran di antara para peziarah.

Menurut pemberontak anggota Garda Revolusi Iran melakukan kegiatan mata-mata untuk pemerintah Suriah.

Sumber: BBC Indonesia
BBC
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
806152 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas