• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 16 September 2014
Tribunnews.com

17 Pelajar Sekolah Kecantikan Merasa Tertipu

Senin, 20 Agustus 2012 12:57 WIB
17 Pelajar Sekolah Kecantikan Merasa Tertipu
NY Daily News
Dahl's College of Beauty yang terletak di Great Falls, Montana, Amerika Serikat (AS).

TRIBUNNEWS.COM -Kurikulum sebuah sekolah kecantikan memaksa siswanya mencukur bulu kemaluan serta memeriksa tubuh guru mereka. Bahkan, jika dianggap melakukan kesalahan, siswa langsung dikeluarkan dan kehilangan biaya pendidikan sebesar 10 ribu dolar AS atau sekitar Rp 94 juta (kurs 9.400 per dollar AS).

Dilansir NY Daily News, Senin (20/8/2012), ini merupakan kurikulum dari sekolah kecantikan yang kemudian dibeberkan mantan siswa dan juga staf di Dahl's College of Beauty yang terletak di Great Falls, Montana, Amerika Serikat (AS).

Seorang guru perempuan memaksa siswa mencukur bulu kemaluan memperlihatkan bokongnya lalu meminta mereka menilainya dan bertanya apakah mungkin bokong itu bisa diganti.

Jika tidak mematuhi aturan maka pelajar bersangkutan akan dikenai biaya 9.500 dolar AS Rp 90,1 juta) dan mengeluarkan semua siswanya tanpa pengembalian biaya.

Sedikitnya, 17 pelajar perempuan memasukkan gugatan federal yang menuntut pemilik sekolah bernama Douglas and Barbara Daughenbaugh. Mereka menuduh sekolah itu tak memberikan keterangan  jelas mengenai kurikulum sekolah dan mengambil yang mereka tanpa hak.

"Para terdakwa menggunakan sekolah Dahl's sebagai dalih," demikian isi gugatan itu. Gugatan juga mengutuk guru sekolah kecantikan yang menggunakan kata-kata seksual  dan vulgar ke para pelajar. Selain gugatan itu, para staf pengajar itu juga dituduh menelantarkan tugasnya dengan memilih tidur, berselancar di internet, dan punya hubungan intim satu sama lain.

INTERNASIONAL POPULER

Penulis: Widiyabuana Slay
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
847592 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas