• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 3 September 2014
Tribunnews.com

350 Mayat Ditumpuk Dalam Masjid di Suriah

Minggu, 26 Agustus 2012 18:15 WIB
350 Mayat Ditumpuk Dalam Masjid di Suriah
AP
Foto yang dibidik seorang jurnalisme warga yang ditayangkan Shaam News Network SNN dan diambil pada Sabtu (14/7/2012) memperlihatkan warga Suriah melakukan salat mayat yang merupakan korban pertempuran di Homs, Suriah.

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Samuel Febriyanto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ratusan mayat berserakan di sebuah kota dekat Ibukota Suriah, Damaskus setelah pertempuran hebat diantara pasukan keamanan Suriah dengan tentara pemberontak di kota itu, Minggu (26/8/2012).

Sebuah rekaman video yang diambil oleh tentara pemberontak memperlihatkan tubuh manusia ditumpuk di sebuah kompleks masjid di Daraya, setelah serangan besar-besaran pasukan keamanan Suriah untuk menghancurkan pemberontak yang telah bergabung kembali di pinggiran ibukota.

Video berjudul Pembantaian di Masjid Sleiman Abu Addarani di Daraya itu diunggah para tentara pemberontak di situs Youtube.com.

"Sebuah pembantaian sadis telah dilakukan oleh rezim Assad di Masjid Sleiman Abu Addarani. Lebih dari 150 martir tewas," ujar suara pengantar dalam video rekaman tersebut, seperti diberitakan Channelnewsasia,com.

Menurut Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, setidaknya 320 mayat ditemukan di hari Sabtu dan Minggu, seiring gempuran pasukan keamanan Suriah selama lima hari kepada para tentara pemberontak.

Komite koordinasi lokal jaringan aktivis di bawah tanah Suriah, menilai mereka merupakan korban pembantaian rezim Presiden Bashar al-Assad. Hal itu setelah fakta bahwa seluruh mayat berada dalam kondisi terbakar. (channelnewsasia)

Penulis: Samuel Febrianto
Editor: Willy Widianto
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
862631 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas