• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 26 Juli 2014
Tribunnews.com

Film Innocence of Muslims Masih Tayang di Youtube

Jumat, 14 September 2012 15:02 WIB
Film Innocence of Muslims Masih Tayang di Youtube
YOUTUBE
Film Innocence of Muslims yang dianggap menghina Nabi Muhammad, dan memancing reaksi keras di sejumlah negara di Timur Tengah dan Afrika.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dikabarkan telah memblokir film “Innocence of Muslims” di Youtube.

Beberapa kelompok Muslim menganggap film ini menghina Rasulullah Muhammad SAW. Penelusuran Tribun, Jumat (14/9/2012) sekitar pukul 14.50 WIB, film ini masih bisa diakses di Youtube.

Film ini telah membuat Umat Islam di berbagai belahan dunia protes keras. Film ini juga diduga memicu serangan di kantor misi diplomatik Amerika Serikat (AS) di Mesir dan Libya, yang mengakibatkan Duta Besar AS meninggal.

Di Indonesia, salah satu kelompok Islam yang bereaksi keras atas film itu adalah Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) . HTI menilai film “Innocence of Muslims” adalah penghinaan terhadap Rasulullah Muhammad SAW, yang dilakukan oleh orang Barat untuk kesekian kalinya.

"Penghinaan ini menunjukkan kebencian mereka terhadap Nabi Muhammad dan Islam," tegas Juru Bicara HTI Muhammad Ismail Yusanto, dalam keterangan tertulis di laman HTI, Jumat (14/9/2012).

Dalam film berdurasi dua jam, Nabi Muhammad digambarkan sebagai seorang penipu, lelaki hidung belang yang lemah, serta gemar melakukan pelecehan seksual terhadap anak (pedofil). (*)

BACA JUGA

Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Yaspen Martinus
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
1 KOMENTAR
930812 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
  • Menuju Indonesia Sejahtera-Minggu, 16 September 2012 Laporkan
    Pekerjaan semakin langka, saatnya menumbuhkan usahawan baru, carilah di google dengan kata kunci "juditogelonline" dan nikmati keuntungannya berupa diskon yang cukup besar saatnya berwiraswasta. Bebaskan Indonesia dari penjajahan para pemilik modal dan pa
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas