Senin, 24 November 2014
Tribunnews.com

Pria Jepang Menangkan Lelang Keperawanan Gadis Brazil

Jumat, 26 Oktober 2012 09:32 WIB

Pria Jepang Menangkan Lelang Keperawanan Gadis Brazil
NET
Catarina Migliorini

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Catarina Migliorini, gadis cantik berusia 20 tahun asal Brazil, melelang keperawanannya melalui dunia maya.

Itu ia lakukan untuk membantu warga kota yang miskin, dan menopang kehidupan keluarganya.

Lelang ditutup Rabu (24/10/2012) pagi waktu setempat, yang dimenangkan oleh seorang pria asal Jepang bernama Natsu.

Ia berhasil menundukkan 15 pesaingnya, termasuk tiga pesaing utamanya, yaitu dua pria asal Amerika Serikat, Jack Miller dan Hak Jack, serta seorang miliuner asal India, Rudra Chatterjee.

Angka yang ia tawarkan untuk bisa meniduri wanita yang merupakan seorang mahasiswa bidang jasmani terbilang besar, yaitu 780 ribu dolar AS.

Langkah Catarina memicu kemarahan di seluruh dunia. Ia dinilai sebagai seorang pelacur. Namanya semakin dipergunjingkan setelah ia mengatakan akan mencoba untuk masuk ke dalam film dokumenter Virgins Wanted, yang dibuat oleh produser asal Australia.

"Saya melihat ini sebagai bisnis. Saya memiliki kesempatan untuk bepergian, untuk menjadi bagian dari film dan mendapatkan penghasilan darinya. Jika Anda melakukannya sekali dalam hidup, maka Anda tidak bisa disebut pelacur. Sama seperti jika Anda mengambil satu foto menakjubkan, maka tidak otomatis membuat Anda menjadi seorang fotografer," ujarnya seperti dilansir Dailymail, Kamis (25/10/2012).

"Lelang ini hanya bisnis, saya seorang gadis romantis di dalam hati, dan percaya pada cinta. Tapi, ini akan membuat perbedaan besar untuk daerah saya," imbuhnya.

Catarina akan menemui 'pembelinya' di atas sebuah pesawat yang terbang antara Australia dan AS. Ia bakal diwawancarai oleh kru film Virgin Wanted, sebelum dan sesudah ia berhubungan seks dengan pria asal Jepang.

Hubungan layaknya suami istri tidak akan difilmkan, dan identitas Natsu akan terus dijaga agar tidak bocor ke media.

Catarina sebelumnya mengatakan ingin menyumbangkan uang yang diterimanya sebesar 20 ribu dolar AS.

Sebanyak 90 persen dari hasil lelang juga disumbangkan kepada organisasi non-pemerintah, yang akan membangun rumah-rumah moderen di kota asalnya, Santa Catarina. (*)

Penulis: Samuel Febrianto
Editor: Yaspen Martinus
BBC

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas