Rabu, 29 Juli 2015
Tribunnews.com
BBC

Pembantu di bawah umur 'disiksa' di Maroko

Kamis, 15 November 2012 19:06 WIB

Organisasi Human Rights Watch mengatakan anak-anak perempuan seusia delapan tahun, yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Maroko, mengalami penyiksaan fisik.

Human Rights Watch dalam laporannya pada Kamis (15/11) menyebutkan anak-anak di bawah umur -termasuk yang masih berusia delapan tahun- dipekerjakan sebagai pembantu rumah tangga.

Laporan berjudul Lonely Servitude - Child domestic labour in Morocco menemukan sebagian pekerja domestik anak-anak, yang sebagian besar adalah anak perempuan, bekerja keras selama 12 jam selama tujuh hari seminggu.

Mereka hanya digaji sekitar Rp100.000 per bulan. Lebih buruk lagi, kata Jo Becker dari Human Rights Watch, banyak di antara mereka mengalami berbagai macam penyiksaan dan pelecehan.

"Kami berbicara dengan sejumlah anak perempuan yang menuturkan mereka sering dipukuli oleh majikan," jelas Becker.

"Beberapa majikan memukul mereka dengan tangan, sabuk, pentungan kayu, sepatu atau pipa plastik."

Janji palsu

Jo Becker menambahkan sejumlah anak-anak mengaku mengalami pelecehan seksual dan bahkan pencobaan pemerkosaan oleh anggota keluarga majikan.

Halaman12
Sumber: BBC Indonesia
BBC
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas