Presiden Wanita Pertama Korsel dan Bayang-bayang Ayahnya

Kamis, 20 Desember 2012 19:02 WIB

Presiden Wanita Pertama Korsel dan Bayang-bayang Ayahnya
NET
Park Geun-hye

TRIBUNNEWS.COM, SEOUL - Park Geun-hye, politisi dari Partai Saenuri Korea Selatan (Korsel), membuat sejarah dengan menjadi presiden perempuan pertama di Korsel.

Ia mengalahkan rivalnya, pengacara hak asasi manusia, Moon Jae-in. Wanita berusia 60 tahun mengikuti jejak ayahnya, almarhum Presiden Korsel Park Chung-hee, yang merebut kekuasaan dalam kudeta militer pada 1961.

Kemenangan Park berarti banyak bagi masyarakat Korsel, yang mayoritas berasal dari kalangan konservatif, dan masyarakat yang berorientasi pada laki-laki.

"Bagi kami, memiliki presiden perempuan saya pikir akan memiliki dampak signifikan pada jiwa rakyat. Ini akan menjadi dorongan besar bagi para wanita Korea Selatan," ujar Hahm Chaibong, Presiden Kebijakan Politik Institute Asan, seperti dilansir Aljazeera dan dikutip Tribunnews.com, Kamis (20/12/2012).

Park yang memiliki latar belakang insinyur, pertama kali meraih 'kedudukan' di dunia politik, ketika terpilih menjadi anggota Majelis Nasional Korsel pada 1998. Ia menjadi wakil rakyat selama lima periode.

Pada 2007, Park sempat mencoba mencalonkan diri menjadi calon presiden dari partainya, namun kalah pamor dari Lee Myung-bak. Lee kemudian maju sebagai calon presiden, dan berhasil meraih posisi tersebut.

Korban Pembunuhan

Halaman
12
Penulis: Samuel Febrianto
Editor: Yaspen Martinus
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help