Jumat, 6 Maret 2015
Tribunnews.com
BBC

Prancis jaga tambang uranium Niger

Senin, 4 Februari 2013 15:37 WIB

Pemerintah Niger membenarkan bahwa tentara dari pasukan khusus Prancis saat ini berjaga melindungi salah satu lokasi pertambangan uranium terbesar di negara itu.

Mahamadou Issoufou kepada sejumlah media Prancis mengatakan bahwa keamanan di lokasi pertambangan bernama Arlit ini diperketat menyusul peristiwa penyanderaan yang terjadi di Aljazair beberapa waktu lalu.

"Tentu saja saya sudah bisa pastikan itu," kata Presiden Issoufou kepada TV5 saat ditanyakan tentang kepastian keterlibatan pasukan Prancis dalam penjagaan di Arlit.

"Kami memutuskan hal itu khususnya setelah melihat apa yang terjadi di Aljazair....kami tidak ingin mengambil resiko dan memperkuat perlindungan di lokasi tambang."

Saat ini perusahaan asal Prancis, Areva adalah pemain besar dalam ekplorasi tambang di negara penghasil uranium terbesar kelima di dunia itu.

Pernah diserang

Kawasan pertambangan uranium Arlit sebelumnya juga pernah menjadi sasaran kelompok militan tiga tahun lalu.

Saat itu pelaku penyerangan sempat menculik lima pekerja asal Prancis, empat diantaranya bahkan masih berada di tangan pelaku penyerangan hingga saat ini.

Halaman12
Sumber: BBC Indonesia
BBC
KOMENTAR

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas