Jumat, 31 Juli 2015
Tribunnews.com
BBC

Warisan masalah yang dihadapi Irak

Minggu, 17 Februari 2013 02:25 WIB

Sepuluh tahun setelah invasi pasukan internasional pimpinan Amerika Serikat ke Irak -19 Maret 2003- mungkin tidak bisa dengan mudah menyimpulkan bahwa kondisi di Irak sudah lebih baik dibanding di zaman pemerintahan Saddam Hussein.

"Sampai sekarang agak susah dikatakan lebih baik atau tidak, tapi yang jelas secara umum, khususnya di kota Baghdad, kehidupan normal. Jadi masyarakat dan juga lembaga permerintah berjalan seperti biasa walau terjadi krisis politik dan sering terjadi ledakan," tutur Musthafa Abdul Rahman, wartawan pengamat Timur Tengah yang berulang kali meliput ke Irak.

Mungkin sedikit lebih mudah untuk memastikan bahwa Irak kini memiliki dasar yang lebih demokratis untuk membangun masa depan yang lebih baik.

Pemerintah yang berdaulat sudah berfungsi di bawah Perdana Menteri, Nouri al-Maliki, sementara kekerasan -walau masih terjadi- jauh berkurang dibanding pada masa-masa puncak dulu.

Keamanan Irak juga kini sepenuhnya berada di tangan warga Irak, setelah pasukan Amerika Serikat mundur pada tanggal 31 Desember 2011.

Bahkan Irak juga sudah menjadi tuan rumah dalam perundingan internasional tentang program nuklir Iran, pada Mei 2012 lalu.

Para pemimpin Liga Arab juga menggelar pertemuan di Baghdad untuk membahas rencana perdamaian Suriah

Halaman1234
Sumber: BBC Indonesia
BBC
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas