Setelah Terpilih, Paus Baru Bakal Masuk ke Kamar Air Mata

Selasa, 12 Maret 2013 04:25 WIB

Setelah Terpilih, Paus Baru Bakal Masuk ke Kamar Air Mata
Tribunnews
Paus Benediktus XVI menyambut lebih dari 8.000 umat Katolik yang mengikuti audiensi umum di Aula Santo Paulus VI, Vatikan, Rabu (14/9/2011). Paus berpesan perlunya memperhatikan pendidikan anak dalam keluarga.

TRIBUNNEWS.COM, VATIKAN -- Pemilihan Paus baru, atau disebut Konklaf akan dimulai Selasa (12/3/2013) waktu Roma. Konklaf dibuka dengan peryaan Misa Mulia di Basilika Santo Petrus, Vatikan pukul 10.00 Waktu Roma.

Pada sore harinya, para Kardinal pemilih akan berarak dalam prosesi dan suasana doa menuju Kapela Sixtina, di tengah-tengah bangunan Vatikan, tempat konklaf akan berlangsung.

Pada hari pertama, Selasa malam, pemilihan hanya terjadi satu putaran saja. Sedangkan pada hari-hari selanjutnya sebanyak empat kali, yakni dua putaran di pagi hari, dan dua putaran di sore hari.

Seandainya sebuah putaran telah menghasilkan mayoritas suara yang dibutuhkan, maka itu artinya seorang Paus sudah terpilih. Sebagai informasi, konklaf kali ini, akan dilangsungkan berdasarkan pada motu proprio Paus Benediktus yang melengkapi peraturan konklav dari pendahulunya, Paus Yohanes Paulus II. Yakni seandainya seorang calon terpilih dengan mayoritas 77 suara, artinya dua per tiga dari jumlah seluruh pemilih, maka dengan itu seorang Paus sudah terpilih.

Dan jika seorang Paus sudah terpilih, maka Kardinal Dekan menanyakan kepada yang bersangkutan dalam keadaan berdiri, apakah dia menerima pemilihan tersebut. Dan ketika dia menjawab "Ya" sebagai tanda kesediaanya, maka kepadanya dilontarkan pertanyaan kedua, apa nama yang digunakan sebagai Paus?"

Setelah memberikan jawaban kepada kedua pertanyaan ini dengan jelas, Paus baru dikenakan sebuah tanda khusus berupa sebuah pakaian kebesaran. Dulu, Paus terpilih dikenakan sebuah mahkota, tetapi tradisi ini sudah tidak berlaku lagi.

Setelah mengenakan pakaian khusus ini, Paus terpilih beranjak menuju Altar--di depan Altar tersebut sudah disediakan kursi khusus. Di hadapannya para Kardinal (saat itu berjumlah 114 orang) mengucapkan janji setia dan ketaatan mereka kepadanya. Setelah itu semua bertepuk tangan dan mengucapkan Selamat kepada Paus terpilih.

Halaman
123
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Hendra Gunawan
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help