Selasa, 31 Maret 2015
Tribunnews.com
BBC

Rencana kurikulum matematika SD dkritik

Selasa, 16 April 2013 17:29 WIB

Rencana untuk meningkatkan kualitas pendidikan matematika di sekolah dasar Inggris dinilai akan memaksa murid belajar "terlalu banyak terlalu dini" dan dapat membuat banyak siswa "tertinggal", kata sebuah badan amal pemerhati pelajaran berhitung.

National Numeracy mengatakan rencana Menteri Pendidikan Michael Gove untuk membuat siswa mempelajari tabel perkalian, pembagian dan pecahan lebih dini adalah sesuatu yang "dangkal dan kaku."

Sebaliknya, murid harus diberikan waktu untuk memahami konsep dasar matematika.

Pemerintah sebelumnya mengatakan ingin menaikkan standar agar murid memiliki pengetahuan yang lebih maju.

Rancangan kurikulum utama matematika yang dijadwalkan akan diperkenalkan di sekolah-sekolah tahun depan berisi rencana agar siswa menghafalkan tabel perkalian hingga 12 pada usia sembilan, perkalian serta pembagian pecahan pada usia 11 dan mempelajari topik-topik seperti geometri, pembagian adat dan acak serta perkalian dan desimal.

Siswa juga diharapkan dapat mempelajari konsep pertambahan dan pengurangan hingga 20 pada usia tujuh tahun.

'Cacat serius'

National Numeracy mengatakan menyambut langkah pemerintah memprioritaskan matematika, tetapi juga memperingatkan bahwa proposal kurikulum itu memiliki "cacat serius" yang bertentangan dengan tujuan pemerintah.

Halaman12
Sumber: BBC Indonesia
BBC
KOMENTAR

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas