Selasa, 30 Juni 2015
Tribunnews.com

Makin Lama Pelecehan Seksual di Jepang Semakin Marak

Jumat, 10 Mei 2013 17:38 WIB

Makin Lama Pelecehan Seksual di Jepang Semakin Marak
TRIBUNNEWS.COM/RICHARD SUSILO
Malam hari di sebuah stasiun kereta di Jepang.

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo, Jepang

TRIBUNNEWS.COM - Suasana Jepang terutama di kota besar seperti Tokyo dan Osaka kalau sudah malam hari (yoru) memang berubah lain. Selain mabuk dan hiburan malam, saat ini tidak sedikit pula kejahatan terjadi. Antara lain karena perekonomian Jepang masih belum pulih, pertumbuhan praktis nol persen setahun.

Siang hari juga ada chikan (chijo untuk wanita yang melakukan), yaitu pelecehan seksual di dalam kereta api yang penuh sesak. Bahkan survei 2001 (awal tahun 2000-an) menghasilkan data cukup mengagetkan. Terhadap sekolah lanjutan tingkat atas (SLTA) sekitar 70 persen siswa menyatakan pernah kena chikan.

Apa itu chikan atau chijo? Chikan adalah pelecehan seksual dilakukan laki-laki (chijo bagi wanita) di dalam kereta api. Misalnya memegang-megang pantat wanita yang tak dikenal, meremas buah dada, dan pelecehan seksual lain. Bahkan, kalau melihat video porno Jepang, ada yang melakukan hubungan seks di dalam kereta api.

Kasus Chikan tercatat di kepolisian Jepang sekitar 170 kasus per tahun. Chikan adalah perbuatan kriminal, karena itu hukumannya bisa masuk penjara dan atau denda yang cukup besar sampai jutaan yen.

Tribunnews.com sempat menyaksikan sendiri seorang gadis masuk lalu berdiri di samping pria ganteng dengan jas lengkap rapi layaknya pekerja kantoran. Tak lama kemudian tangan kanannya mulai meraba pinggang wanita yang baru masuk lalu perlahan ke bawah meraba pantatnya.

Kelakuan ini dilakukan terutama saat kereta api penuh sesak. Biasanya wanita tidak melaporkan kejadian tersebut karena malu yang besar. Diketahui banyak orang dan bisa masuk koran sehingga bisa malu besar, bahkan bisa diejek sekelilingnya bila mengetahui hal tersebut (di- Ijime).

Halaman12
Editor: Widiyabuana Slay
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas