Selasa, 3 Maret 2015
Tribunnews.com
BBC

Obsesi 'profesor dangdut' Amerika

Jumat, 10 Mei 2013 17:13 WIB

Andrew Weintraub, pengajar pada departemen musik etnik di Universitas Pittsburgh, Amerika Serikat, mulai mengajarkan dangdut setelah mendapat kesempatan meneliti dan kemudian menulis disertasi tentang jenis musik melayu ini.

Pertama datang ke Indonesia tahun 1984, Weintraub mendapat beasiswa untuk meneliti musik sunda dan wayang purwa untuk studi tingkat master. Pada studi doktoralnya, Weintraub kembali ke Indonesia untuk sebuah penelitian lain mengenai wayang golek, yang kemudian ditelurkan dalam sebuah buku berjudul Dangdut Stories.

“Pada dua kesempatan itu saya mulai mendengar dangdut, saya suka. Waktu itu masih identik dengan musik kelas rendah,” kata pria berkepala plontos ini.

Dari persinggungan beberapa kali, ia kemudian mulai mengoleksi kaset (terutama saat keping cakram belum banyak dipakai industri rekaman) dan bahkan belajar memainkan irama dan sekaligus lirik lagunya.

"Saya suka Rhoma Irama, A Rafiq, Mansyur S, Elvi Sukaesih, Rita Sugiarto, Meggy Z," katanya.

Daftar penyanyi itu bisa sangat panjang karena pengetahuan Weintraub tentang dangdut sangat mendalam.

Setelah meraih gelar professor, Weintraub kembali untuk riset khusus tentang jenis musik ini untuk menulis Dangdut Stories yang lima tahun kemudian pada 2005 diterbitkan Oxford University Press.

Halaman12345
Sumber: BBC Indonesia
BBC
KOMENTAR ANDA

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas