Selasa, 4 Agustus 2015
Tribunnews.com

Bangun Masjid Megah di Tengah Kremlin Putih

Minggu, 19 Mei 2013 11:42 WIB

Bangun Masjid Megah di Tengah Kremlin Putih
TRIBUNNEWS/Febby Mahendra Putra
Ruang utama Masjid Utama Volga Bolga yang belum direstorasi, di Tatarstan, Rusia, Jumat (10/5/2013). TRIBUNNEWS/Febby Mahendra Putra 

TRIBUNNEWS.COM, TATARSTAN - KETIKA mendengar nama Kremlin, biasanya terbayang sebuah benteng kuno yang kini menjadi pusat pemerintahan Republik Federasi Rusia di jantung Kota Moskow. Namun sebenarnya nama Kremlin tidak hanya ada di Moskow.

Ada Kremlin lain yang belum banyak dikenal yaitu di Kota Kazan, ibukota Republik Tatarstan, sekitar 800 km sebelah barat Kota Moskow. "Kami menyebutnya sebagai Kremlin Putih.

Sedangkan di Kota Moskow itu sering disebut Kremlin Merah," ujar Achkinazi Ekaterina atau akrab dipanggil Katya, seorang alumnus Fakultas Bahasa Inggris Universitas Kazan, kepada Tribunnews.

Tribunnews berkesempatan mengunjungi Kazan atas undangan pemerintah Republik Tatarstan, pada 8-11 Mei 20013. Republik Tatarstan merupakan bagian dari Republik Federasi Rusia, namun mempunyai pemerintahan independen.

Negara itu dipimpin Presiden Rustam Minnikanov dan  Perdana Menteri Halikov Iidar. Sedangkan parlemen Tatarstan diketuai Farid Mukhamestsin. Dilihat dari namanya, para pemimpin itu berasal dari etnis Tatar yang mayoritas pemeluk agama Islam.

Rumah dinas Presiden Rustam Minnikanov berada di Kremlin Putih alias Kremlin Kazan, begitu pula sejumlah kantor kementerian berada di kompleks seluas 13 hektare  yang dikelilingi tembok sepanjang 1,8 km tersebut. Keunikan kompleks Kremlin Putih yaitu adanya sebuah masjid yang sangat megah, bernama Masjid Kul Sharif.  

"Masjid ini bukan sekadar tempat bersejarah tetapi juga tempat ibadah warga Tatar yang beragama Islam," ujar Diana, warga Kota Kazan beragama Islam saat ditemui di Masjid Kul Sharif.

Halaman123
Penulis: Febby Mahendra
Editor: Ade Mayasanto
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas