Sabtu, 29 November 2014
Tribunnews.com
BBC

Presiden Iran tolak pencoretan nama capres

Rabu, 22 Mei 2013 17:51 WIB

Ahmadinejad dan Mashei

Esfandiar Rahim Mashaei adalah sekutu dekat Ahmadinejad.

Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad mengatakan ia akan melawan larangan pencoretan sekutunya dari daftar calon presiden dalam pemilihan bulan depan.

Mahmoud Ahmadinejad mengatakan ia akan melayangkan petisi ke Pemimpin Agung Iran Ayatollah Ali Khamenei tentang larangan yang dikenakan kepada sekutunya, Esfandiar Rahim Mashaei.

Pernyataan presiden diunggah di situsnya pada Rabu (22/05) setelah Dewan Garda mencoret nama Esfandiar Rahim Mashaei dari daftar akhir calon presiden.

Menurut Mahmoud Ahmadinejad, larangan bagi sekutunya sebagai "opresi".

"Menurut pendapat saya, tidak akan ada masalah dengan pemimpin (Khamenei) dan saya akan memperjuangkan masalah ini sampai detik-detik terakhir," kata Ahmadinejad.

Rafsanjani tidak protes

Rafsanjani

Rafsanjani dilaporkan tidak akan mempersoalkan pencoretan namanya.

Presiden Mahmoud Ahmadinejad berharap persoalan itu akan bisa diatasi.

Sosok yang dicoret dari daftar calon presiden adalah mantan presiden moderat Akbar Hashemi Rafsanjani. Ia dilarang mencalonkan diri oleh Dewan Garda Iran.

Namun Rafsanjani, kata manajer kampanyenya, tidak akan mempersoalkan pencoretan namanya dari daftar calon presiden.

Rafsanjani, yang menjabat sebagai presiden pada 1989 hingga 1997, dinilai sebagai calon yang dapat meraih dukungan dari politikus proreformasi dan politikus tengah.

Dewan Garda menyetujui delapan calon presiden dan sebagian besar adalah calon-calon dari garis keras yang dekat dengan jajaran ulama konservatif. Perempuan juga dilarang mencalonkan diri dalam pemilihan presiden 14 Juni mendatang.

Sumber: BBC Indonesia
BBC

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas