• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 31 Oktober 2014
Tribunnews.com

Aktivis Sayap Kanan Inggris Bentrok Pasca Pembunuhan Tentara

Kamis, 23 Mei 2013 12:27 WIB
Aktivis Sayap Kanan Inggris Bentrok Pasca Pembunuhan Tentara
DAILY MAIL
Ilustrasi dua pelaku pemenggalan kepala tentara Inggris di London, Inggris, yang terjadi Rabu (22/5/2013). 

TRIBUNNEWS.COM, LONDON--Aktivis sayap kanan di balaclavas bentrok dengan polisi anti huru hara di London, Inggris. Bentrokan terjadi  setelah seorang pria yang diyakini tentara dibunuh secara keji di di wilyah Royal Artillery Barracks, Woolwich, London Selatan.

Lebih dari 100 anggota Liga Pertahanan Inggris (EDL), beberapa mengenakan pakaian paramiliter, berkumpul di sebuah stasiun kereta api di Woolwich, dekat dengan lokasi pembunuhan. Seperti diberitakan oleh Smh.com.au, Kamis (23/5/2013).

Bentrokan meletus ketika mereka dihadang oleh polisi anti huru-hara Inggris. Mereka melemparkan batu dan botol ke arah petugas polisi.
Polisi membentuk barikade dan para aktivis EDL tersebut membubarkan diri setelahnya. Beberapa dari mereka berkumpul di pub-pub sekitar bentrokan dan menyanyikan lagu-lagu nasional.

Dalam perkembangan terpisah, aparat penegak hukum Inggris menangkap dua orang, setelah serentetan kejadian kriminal pembakaran masjid,
dan pembunuhan tentara itu.

Seorang dari mereka,
seorang pria berusia 43 tahun ditahan atas tuduhan percobaan pembakaran, setelah ketangkap tangan berjalan membawa pisau ke dalam sebuah masjid di Essex, Inggris. Sementara seorang lainnya, ditahan lantaran berlaku rasialis dan melakukan perusakan sebuah masjid di Gillingham.

Penulis: Samuel Febrianto
Editor: Rachmat Hidayat
0 KOMENTAR
1820311 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas