• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 29 Juli 2014
Tribunnews.com

50 Juta Rakyat Iran Pilih Presiden Baru

Jumat, 14 Juni 2013 17:04 WIB
50 Juta Rakyat Iran Pilih Presiden Baru
Fox News
Ayatollah Ali Khamenei

TRIBUNNEWS.COM, TEHRAN - Jutaan orang memberikan suaranya, dalam pemilihan presiden baru Iran pada Jumat (14/6/2013).

Diperkirakan lebih dari 50 juta orang mengikuti pilpres Iran kali ini. Mereka akan memilih satu dari enam kandidat untuk menggantikan Mahmoud Ahmadinejad.

Diantara mereka yang menyampaikan suaranya, adalah Pemimpin Tertingg Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Setelah menyampaikan suaranya di bilik suara, ia meminta kepada rakyat Iran untuk membuktikan kepada Pemerintah Amerika Serikat (AS), yang meragukan independensi Pemilu Iran.

"Saya baru-baru ini mendengar bahwa seseorang di Dewan Keamanan Nasional AS mengatakan bahwa mereka tidak bisa menerima pemilu ini di Iran. Saya katakan kami tidak perduli," ujarnya, seperti dikutip dari Reuters.com.

Pada tanggal 24 Mei 2013 yang lalu, Menteri Luar Negeri AS, John Kerry, juga mempertanyakan kredibilitas pemilu Iran. Ia mengkritik diskualifikasi calon dan menuduh rezim Teheran telah mengganggu akses internet.

Meskipun semua enam kandidat dipandang sebagai konservatif, salah satu dari mereka, ulama Hassan Rowhani, telah menjangkau kaum reformis dalam beberapa hari terakhir.

Dalam sepekan terakhir, ada perubahan-perubahan yang mengejutkan, demikian laporan wartawan BBC Richard Galpin.

Perhatian kepada kandidat Rowhani meningkat setelah dirinya berbicara secara terbuka tentang perlunya untuk kembali terlibat dengan barat.

Gelombang dukungan untuk dia datang setelah Mohammad Reza Aref, satu-satunya kandidat reformis mengumumkan pengunduran dirinya dari pemilihan presiden.

Rowhani sekarang memiliki dukungan dari dua mantan presiden, yaitu Mohammad Khatami dan Akbar Hashemi Rafsanjani.

Namun, Rowhani menghadapi tantangan besar dari kandidat garis keras, termasuk kandidat unggulan, yaitu perunding nuklir Saeed Jalili dan Walikota Teheran, Mohammad Baqer Qalibaf.

Para calon yang tersisa berasal dari kubu konservatif yang dekat dengan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Khamenei.(reuters/bbc)

Penulis: Samuel Febrianto
Editor: Johnson Simanjuntak
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1907591 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas