Minggu, 23 November 2014
Tribunnews.com

Di Kuala Lumpur, Pantun Jokowi Tidak Nyambung

Sabtu, 15 Juni 2013 06:46 WIB

Di Kuala Lumpur, Pantun Jokowi Tidak Nyambung
WARTAKOTA/Adhy Kelana
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo tengah menyaksikan tarian tradisonal asal Ponorogo, Jawa Timur, Reog Ponorogo di halaman Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (12/6/2013). Atraksi ini sekaligus Jokowi membukan Festival Kampung Jakarta 2013 dengan tema Dari Kampung untuk Jakarta Baru yang diselenggarakan dari 15-16 Juni. (WARTAKOTA/Adhy Kelana) 

Tribunnews.com, Kuala Lumpur — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menghadiri pertunjukan Enjoy Jakarta, di Taman Tasik Madu, Kuala Lumpur, itu menjadi magnet, Jumat (14/6/2013) malam. Ia membuka acara dengan berpantun.

"Jika ada sumur di ladang boleh kita menumpang mandi. Jika ada umur panjang boleh ke Jakarta, tidak nyambung," ujar Jokowi

Di tengah-tengah pertunjukan, Jokowi turun dari panggung VIP dan bergabung dengan penonton di tribun biasa.

Puluhan orang kemudian menghampiri Jokowi, untuk berfoto, bersalaman, bahkan ada yang merangkulnya. Jokowi yang mengenakan baju putih menyambut mereka sambil tertawa.

Saat Jokowi sudah kembali ke tribun VIP, beberapa orang mendatanginya, untuk berfoto dan bersalaman.

Pertunjukan Enjoy Jakarta kali ini menampilkan penyanyi Rossa, grup band Ungu, Heidi Yunus, Amy Search, dan penari dari Denny Malik Entertainment. Hampir semua pengisi acara menyampaikan salam kepada Jokowi.

"Salam hormat untuk Pak Jokowi, tepuk tangan buat beliau," kata vokalis Ungu, Pasha, yang disambut tepuk tangan penonton.

Sebelum menghadiri pertunjukan Enjoy Jakarta, Jokowi mengunjungi kantor pengelola Smart tunnel dan kantor pengelola monorel di Kuala Lumpur. Di dua tempat itu, Jokowi juga menjadi magnet. Para pejabat setempat berebut berfoto bersama Jokowi.

Salah satu pejabat di kantor pengelola Smart tunnel menyampaikan, "Saya lihat Bapak di koran waktu banjir, saat itu Bapak menerjang banjir," katanya.

Pertemuan antara Jokowi dan pengelola Smart tunnel berlangsung terbuka. Mereka memberikan tempat khusus kepada wartawan untuk meliput pertemuan itu.

"Sebagai tamu, harusnya minum-minum dulu. Mari masuk Pak," kata pejabat Smart tunnel itu kepada Jokowi setelah pertemuan.

Editor: Gusti Sawabi
Sumber: Kompas.com
BBC

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas