Jumat, 28 November 2014
Tribunnews.com
BBC

AS minta Hongkong ekstradisi Snowden

Minggu, 23 Juni 2013 10:30 WIB

Pihak Gedung Putih telah menghubungi Hong Kong untuk mengekstradisi buronan intelijen AS, Edward Snowden, yang dinilai telah membocorkan rincian aktifitas mengawasan rahasia.

Pemerintahan Obama mengatakan kepada BBC bahwa mereka meminta Snowden agar diekstradisi atas dasar persetujuan antara pemerintah Amerika Serikat dan Cina.

Pada hari Sabtu (22/06) lalu, pejabat senior pemerintah AS mengatakan: "Jika Hong Kong tidak segera bertindak, ini akan mempersulit hubungan bilateral kami dan menimbulkan pertanyaan tentang komitmen Hong Kong terhadap aturan hukum."

Sebelumnya, Departemen kehakiman AS telah mengajukan tuntutan pidana terhadap mantan pengamat dari National Security Agency (NSA) ini. Tuduhan itu termasuk spionase dan pencurian properti pemerintah.

Pejabat setempat mengatakan bahwa tuntutan pidana terhadap Snowden telah diajukan pada pengadilan federal di Distrik Timur Virginia. Selain itu, dokumen pengadilan juga telah dibuat dan surat perintah penahanan sementara telah dikeluarkan, kata para pejabat.

Pengaruh Beijing

Hong Kong yang merupakan Daerah Administratif Khusus China dan memiliki sistem hukum tersendiri yang berbeda dengan Cina daratan.

Wilayah ini menandatangani perjanjian ekstradisi dengan AS pada tahun 1998. Namun beberapa politisi Hong Kong malah memilih untuk memberi dukungan pada Snowden.

Wakil rakyat dari sayap kiri, Leung Kwok-hung, mengatakan bahwa Beijing seharusnya memerintahkan pihak yang berwenang untuk melindungi Snowden, dan para penduduk seharusnya "turut berpartisipasi" melindunginya.

Snowden sendiri kini berjuang melawan ekstradisi ini.

Sementara Wartawan BBC di Hong Kong Juliana Liu mengatakan bahwa Beijing sepertinya tidak akan ikut campur pada tahap awal dari hal yang bisa menjadi sengketa hukum yang panjang ini.

Snowden meninggalkan sebuah hotel di Hong Kong pada tanggal 10 Juni setelah mengijinkan beberapa surat kabar untuk menyebutkan namanya sebagai sumber pembocoran data. Keberadaannya saat ini tidak diketahui.

Kebocoran ini telah menyebabkan publik tahu bahwa AS secara sistematis merampas sejumlah besar data telepon dan internet di bawah program NSA yang dikenal sebagai Prism.

Ia juga menuduh bahwa intelijen AS telah meretas jaringan komputer Cina.

Snowden didakwa melakukan pencurian properti pemerintah, melakukan komunikasi tidak sah mengenai pertahanan nasional dan dengan sengaja membocorkan rahasia.

Setiap dakwaan ini ancaman hukumannya adalah penjara maksimal 10 tahun.

Sumber: BBC Indonesia
BBC
BBC

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas